Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

15 Idiom Prancis Kekinian yang Dipakai Gen Z, Ngobrol Terasa Natural!

15 Idiom Prancis Kekinian yang Dipakai Gen Z, Ngobrol Terasa Natural!
Ilustrasi sekolah (freepik.com/Odua)
Intinya Sih
  • Artikel membahas bagaimana Gen Z Prancis menggunakan idiom kekinian yang membuat percakapan terdengar lebih santai, ekspresif, dan natural dibandingkan bahasa formal.
  • Dijelaskan 15 idiom populer seperti 'c’est carré', 'avoir la flemme', hingga 'c’est ouf' yang mencerminkan emosi dan situasi sehari-hari anak muda Prancis.
  • Penguasaan idiom-idiom ini membantu pembelajar bahasa Prancis berkomunikasi lebih alami serta memahami tren budaya dan gaya bicara generasi muda di media sosial.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Belajar bahasa Prancis gak cuma soal menghafal grammar atau kosa kata formal dari buku pelajaran. Kalau kamu sering melihat konten TikTok Prancis atau mendengar obrolan anak muda di media sosial, pasti sadar kalau cara mereka berbicara terdengar jauh lebih santai dan ekspresif. Banyak ungkapan yang dipakai sehari-hari justru jarang ditemukan dalam materi belajar bahasa Prancis formal.

Gen Z di Prancis juga punya banyak idiom dan ungkapan khas yang terus berkembang mengikuti tren internet, musik, dan budaya populer. Beberapa idiom bahkan dipakai untuk mengekspresikan rasa malas, kesal, kagum, sampai antusias terhadap sesuatu dengan cara yang lebih relate. Nah, memahami idiom kekinian seperti ini bisa membantu kamu terdengar lebih natural saat berbicara bahasa Prancis.

1. Idiom Prancis kekinian yang dipakai gen Z

ilustrasi belajar menggunakan laptop
ilustrasi belajar menggunakan laptop (pexels.com/karolinagrabowska)

1. C’est carré

Ungkapan c’est carré digunakan saat sesuatu terasa aman, rapi, atau berjalan sesuai rencana. Dalam percakapan sehari-hari, idiom ini sering dipakai untuk meyakinkan orang lain kalau semuanya sudah siap.

Contohnya:
Le planning est prêt, c’est carré.
(Jadwalnya sudah siap, semuanya beres.)

2. Être en PLS

Idiom ini dipakai saat seseorang merasa sangat lelah, kewalahan, atau tumbang secara mental. Istilah ini populer di kalangan anak muda Prancis, terutama setelah ujian atau aktivitas yang menguras energi.

Contohnya:
Après les examens, je suis en PLS.
(Setelah ujian, aku benar-benar tumbang.)

3. Ça passe crème

Kalau sesuatu berjalan sangat lancar tanpa hambatan, Gen Z Prancis biasanya mengatakan ça passe crème. Ungkapan ini mirip seperti mengatakan “aman banget” dalam bahasa Indonesia.

Contohnya:
L’exposé ? Ça passe crème.
(Presentasinya? Lancar banget.)

4. Avoir le seum

Ungkapan ini digunakan saat seseorang merasa kesal, kecewa, atau frustrasi karena sesuatu. Avoir le seum termasuk salah satu idiom modern yang sangat sering dipakai dalam percakapan informal.

Contohnya:
J’ai le seum, j’ai raté le bus.
(Aku kesel banget karena ketinggalan bus.)

5. Être au taquet

Idiom ini menggambarkan seseorang yang sedang sangat siap, fokus, atau memberikan usaha maksimal. Biasanya dipakai saat membicarakan pekerjaan, proyek, atau pertandingan.

Contohnya:
Pour le projet, je suis au taquet.
(Untuk proyek ini, aku siap total.)

2. Idiom Prancis kekinian yang dipakai gen Z

ilustrasi belajar
ilustrasi belajar (pexels.com/georgedolgikh)

6. C’est abusé

Kalau sesuatu terasa berlebihan atau keterlaluan, anak muda Prancis sering memakai ungkapan c’est abusé. Idiom ini bisa dipakai untuk situasi serius maupun bercanda.

Contohnya:
Trois devoirs en un jour ? C’est abusé !
(Tiga tugas dalam sehari? Keterlaluan!)

7. Être dans le mal

Ungkapan ini dipakai untuk menggambarkan kondisi sedang tidak baik-baik saja, baik secara fisik maupun emosional. Biasanya digunakan saat seseorang merasa down atau kelelahan.

Contohnya:
Aujourd’hui, je suis un peu dans le mal.
(Hari ini aku agak down.)

8. Laisse tomber

Secara harfiah berarti “biarkan jatuh”, tetapi makna sebenarnya lebih dekat ke “sudahlah” atau “lupakan saja”. Idiom ini sangat umum dipakai dalam percakapan santai.

Contohnya:
Laisse tomber, on verra demain.
(Sudahlah, kita lihat besok.)

9. Ça me saoule

Ungkapan ça me saoule dipakai saat sesuatu terasa menjengkelkan, melelahkan, atau membuat bosan. Gen Z Prancis sering menggunakannya untuk mengeluhkan situasi sehari-hari.

Contohnya:
Les réunions trop longues, ça me saoule.
(Rapat yang terlalu lama bikin aku kesal.)

10. Être à la ramasse

Idiom ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tertinggal, kurang fokus, atau telat memahami sesuatu. Biasanya dipakai dalam konteks sekolah atau pekerjaan.

Contohnya:
En maths, je suis à la ramasse.
(Di matematika, aku ketinggalan banget.)

3. Idiom Prancis kekinian yang dipakai gen Z

ilustrasi belajar virtual (pexels.com/juliamcameron)
ilustrasi belajar virtual (pexels.com/juliamcameron)

11. Être chaud

Dalam bahasa gaul Prancis, être chaud berarti antusias atau siap melakukan sesuatu. Ungkapan ini sering dipakai saat ada ajakan nongkrong, belajar bareng, atau membuat rencana bersama teman.

Contohnya:
Tu viens étudier ? Je suis chaud.
(Kamu ikut belajar? Aku siap.)

12. Avoir la flemme

Kalau merasa sangat malas atau mager melakukan sesuatu, orang Prancis biasanya memakai idiom avoir la flemme. Ungkapan ini termasuk salah satu yang paling populer di kalangan anak muda.

Contohnya:
J’ai la flemme de réviser.
(Aku malas belajar.)

13. Être à fond

Ungkapan ini dipakai saat seseorang melakukan sesuatu dengan totalitas atau fokus penuh. Biasanya digunakan untuk menunjukkan semangat yang tinggi terhadap pekerjaan, hobi, atau aktivitas tertentu.

Contohnya:
Je suis à fond sur ce projet.
(Aku total banget di proyek ini.)

14. C’est ouf

Idiom ini berasal dari verlan, yaitu teknik membalik suku kata dalam bahasa Prancis, dari kata fou yang berarti “gila”. Anak muda Prancis memakai c’est ouf untuk menggambarkan sesuatu yang luar biasa atau mengejutkan.

Contohnya:
Ce concert, c’est ouf !
(Konser ini gokil banget!)

15. Être en galère

Ungkapan être en galère dipakai saat seseorang sedang berada dalam situasi sulit, ribet, atau penuh masalah. Idiom ini sangat umum digunakan dalam percakapan sehari-hari oleh anak muda Prancis.

Contohnya:
Je suis en galère avec mes devoirs.
(Aku lagi kesulitan sama tugas-tugasku.)

Idiom dan bahasa gaul gen Z Prancis terus berkembang mengikuti tren internet dan budaya populer. Jadi kalau suatu hari mendengar orang Prancis bilang “J’ai la flemme” atau “c’est carré”, sekarang kamu sudah gak bingung lagi dengan artinya, deh.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto

Related Articles

See More