Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Novel Misteri Berlatar Universitas Oxford, Bikin Penasaran
ilustrasi membaca buku (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
  • Lima novel misteri memanfaatkan atmosfer Universitas Oxford, dari bangunan bersejarah hingga komunitas akademik, sebagai latar pembunuhan, intrik, rahasia, dan penyelidikan.
  • An Oxford Tragedy, Gaudy Night, dan Death on the Cherwell menghadirkan kasus di lingkungan kampus, melibatkan dosen, akademisi, serta mahasiswi yang turut mencari pelaku.
  • The Moving Toyshop memadukan pembunuhan hilang dan sengketa warisan, sedangkan The Oxford Guide to Scandal and Lies mengangkat pencarian mata-mata Soviet di Oxford 1950-an.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Oxford University bukan hanya terkenal sebagai salah satu universitas paling bergengsi di dunia. Lingkungan kampusnya yang penuh bangunan tua, lorong-lorong bersejarah, dan komunitas intelektual ternyata juga cocok menjadi latar cerita misteri. Di balik suasana tenang dan terpelajar, berbagai novel justru menghadirkan pembunuhan, intrik, rahasia, hingga karakter yang tidak mudah ditebak.

Novel misteri berlatar di Oxford juga menawarkan sesuatu yang berbeda dari cerita kriminal pada umumnya. Kasus yang muncul tidak hanya mengandalkan petunjuk dan penyelidikan, tetapi sering kali berkaitan dengan kehidupan para dosen, mahasiswa, akademisi, serta tradisi kampus. Kalau suka cerita penuh teka-teki dengan atmosfer akademik yang kuat, lima novel misteri berlatar Universitas Oxford berikut ini bisa menjadi pilihan menarik.

1. An Oxford Tragedy – J.C. Masterman

An Oxford Tragedy (goodreads.com)

Semuanya bermula ketika seorang dosen ditemukan tewas ditembak di ruangan Dean setelah makan malam. Karena pelakunya kemungkinan besar berasal dari lingkungan yang sama, kasus ini berkembang menjadi misteri dengan lingkaran tersangka yang cukup terbatas. Seorang pengacara sekaligus kriminolog asal Wina yang sedang berkunjung ke Oxford kemudian ikut menangani kasus tersebut.

An Oxford Tragedy menarik karena termasuk salah satu karya awal yang ikut membentuk subgenre misteri akademik. J.C. Masterman sendiri bukan orang asing dengan dunia kampus karena ia merupakan alumnus Oxford sekaligus anggota Detection Club. Menariknya lagi, ia baru menerbitkan novel misteri keduanya sekitar dua puluh tahun kemudian karena selama Perang Dunia II ia sibuk menjalankan Double-Cross System untuk MI5.

2. Gaudy Night – Dorothy Sayers

Gaudy Night (goodreads.com)

Bayangkan sebuah kampus perempuan di Oxford tiba-tiba diganggu oleh kampanye surat kaleng yang semakin mengerikan. Coretan, pesan bernada ancaman, dan berbagai tindakan iseng mulai membuat suasana akademik menjadi tidak nyaman. Harriet Vane, seorang mantan mahasiswa sekaligus penulis misteri, kemudian diminta kembali ke kampus untuk mencari tahu siapa yang berada di balik semua kejadian tersebut.

Dari sinilah penyelidikan berkembang menjadi persoalan yang jauh lebih kompleks daripada sekadar mencari pelaku surat kaleng. Kekuatan Gaudy Night justru terletak pada gambaran kehidupan para perempuan akademisi di Oxford pada zamannya. Dorothy Sayers tidak hanya menyajikan teka-teki, tetapi juga membahas berbagai tekanan yang dihadapi perempuan di lingkungan akademik.

3. Death on the Cherwell – Mavis Doriel Hay

Death on the Cherwell (goodreads.com)

Ketenangan Persephone College berubah ketika para mahasiswi menemukan bursar mereka tewas di dalam sebuah kano di Sungai Cherwell. Kasus tersebut tentu saja langsung menarik perhatian polisi setempat, tetapi para mahasiswa juga tidak mau hanya menjadi penonton. Mereka mulai melakukan penyelidikan sendiri dan mencoba menyusun petunjuk dari apa yang mereka lihat di sekitar kampus.

Novel karya Mavis Doriel Hay ini memberikan perspektif berbeda karena sebagian besar ceritanya mengikuti para mahasiswi yang berusaha memecahkan kasus. Alih-alih membuat penyelidikan terasa terlalu serius, Hay menyelipkan humor yang membuat perjalanan mencari pelaku terasa lebih menghibur.

Death on the Cherwell memang sempat berada di bawah bayang-bayang Gaudy Night yang terbit pada tahun yang sama. Namun, cerita tentang mahasiswi yang ikut membongkar kasus pembunuhan ini tetap menarik bagi pembaca yang ingin menjelajahi misteri berlatar perguruan tinggi perempuan.

4. The Moving Toyshop – Edmund Crispin

The Moving Toyshop (goodreads.com)

Seorang pria tanpa sengaja menemukan lokasi pembunuhan di Oxford, tetapi keesokan paginya tempat kejadian tersebut seolah tidak pernah ada. Situasi semakin membingungkan karena kasus ini berkaitan dengan sebuah surat wasiat aneh dan sejumlah ahli waris yang memiliki kepentingan terhadap harta warisan. Dari premis tersebut, Edmund Crispin membangun misteri yang penuh kejutan dan bergerak cukup cepat.

Oxford dalam novel ini juga tidak hanya digambarkan sebagai lingkungan universitas, tetapi juga memperlihatkan kehidupan kota di sekitarnya. The Moving Toyshop semakin menarik karena gaya ceritanya yang penuh humor. Karakternya bisa mengingatkan pembaca pada sosok detektif klasik yang cerdas, tetapi sekaligus punya kebiasaan dan cara berpikir yang unik.

5. The Oxford Guide to Scandal and Lies – Kate Westbury

The Oxford Guide to Scandal and Lies (katewestbury.com)

Berlatar di Oxford pada 1950-an, novel ini membawa misterinya ke wilayah spionase. Ginevra Bishop dan Sidney Braithwaite direkrut oleh Security Service untuk menemukan mata-mata Soviet yang diduga bersembunyi di lingkungan universitas. Masalahnya, Oxford dipenuhi orang-orang pintar yang masing-masing memiliki rahasia dan kepentingan sendiri.

Dalam situasi seperti itu, mencari tahu siapa yang bisa dipercaya menjadi sama sulitnya dengan menemukan sang mata-mata. Suasana Oxford pada awal 1950-an juga membuat cerita terasa berbeda dari misteri kampus klasik yang berfokus pada pembunuhan. Setiap karakter seolah memiliki sesuatu yang disembunyikan, sehingga pembaca harus terus mempertanyakan motif mereka.

Jadi, kalau sedang mencari bacaan dengan atmosfer kampus yang unik, lima novel misteri berlatar Universitas Oxford bisa menjadi titik awal yang seru. Dari kelima novel tersebut, mana yang paling membuatmu penasaran untuk dibaca terlebih dahulu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article