"Terkadang, jika kamu terlalu banyak bekerja, kamu perlu secara eksplisit memberi tahu diri sendiri bahwa apa yang telah kamu lakukan mungkin tidak sempurna, tetapi itu sudah cukup baik," ujarnya.
Prinsip Work-Life Balance ala Squidward, Sudah Kamu Terapkan?

- Squidward digambarkan menerapkan work-life balance dengan datang-pulang tepat waktu dan tidak membawa pekerjaan ke rumah, sehingga waktu kerja tidak mengambil alih kehidupan pribadi.
- Bekerja cerdas berarti menyusun prioritas, menghindari aktivitas tidak esensial, tidak terpaku pada kesempurnaan, serta berani menolak tuntutan tambahan di luar peran dengan pertimbangan bijak.
- Istirahat dan tidur merupakan kebutuhan dasar, bukan hadiah; menjaga kesehatan fisik dan mental melalui batasan kerja dapat mendukung produktivitas serta kesejahteraan profesional dan pribadi.
Karakter Squidward dikenal sebagai sosok yang tampak acuh tak acuh terhadap pekerjaannya. Ia akan datang dan pulang tepat waktu ke tempat kerjanya, yakni Krusty Krab. Jika ditelaah lebih dalam, Squidward pada dasarnya mempraktikan konsep work life balance dalam keseharian.
Meski sering terlihat sinis dan tidak terlalu menikmati pekerjaannya, Squidward justru punya beberapa pelajaran tentang bagaimana membatasi pekerjaan agar tidak mengambil alih seluruh kehidupan. Simak tips terapkan work life balance ala Squidward agar bisa menikmati hidup tanpa mengabaikan pekerjaan.
1. Sibuk bukan berarti produktif

cuplikan Squidward marah (dok. Nickelodeon/Spongebob Squarepants) Kebiasaan yang paling menonjol dari Squidward adalah tidak membawa pulang pekerjaan. Ketika waktu kerja usai, dia akan pulang dan meninggalkan seluruh pekerjaan di tempat kerja, enggan membawa tugas ke rumah. Tindakan ini justru menghadirkan sisi positif yang dapat dicontoh bagi semua orang.
Dilansir The Guardian, Life Coach Melanie Allen menyarankan untuk bekerja lebih cerdas, bukan bekerja selama mungkin. Artinya, menyusun prioritas dengan baik, memungkinkan diri memiliki jumlah waktu yang lebih pasti, tidak terjebak pada aktivitas yang kurang produktif. Hindari melakukan tugas yang sifatnya tidak esensial seperti terlalu banyak rapat atau mendengarkan penjelasan yang kurang to the point.
Selain beberapa poin di atas, Allen juga menegaskan, lupakan soal kesempurnaan kerja. Dorongan untuk selalu menghasilkan pekerjaan yang sempurna akan membuat seseorang menunda pekerjaan. Lupakan soal kesempurnaan, jangan memberi tekanan ekstra pada diri sendiri.
2. Katakan "Tidak"

cuplikan Squidward tidak mendapat gaji yang layak (dok. Nickelodeon/SpongeBob SquarePants) Menetapkan batasan dengan tegas adalah kunci hidup seimbang seperti Squidward. Dengan tegas Squidward menolak untuk selalu terhubung dengan pekerjaannya selama 24 jam, bahkan beberapa episode menunjukkan bahwa dia enggan untuk menambah jam kerja. Squidward berani menolak dan mengatakan "Tidak" untuk tuntutan di luar tugas utamanya.
Allen menyebut, jika tuntutan pekerjaan terlalu tinggi, maka harus ada keberanian untuk mengatakan tidak. Terlebih pada pekerjaan di luar tugas atau peran yang diberikan. Misalnya, Squidward menolak untuk menjadi delivery man, sebab baginya itu di luar dari tugas kerja yang seharusnya ia lakoni. Akan tetapi, dalam hal ini perlu pertimbangan dan kebijaksanaan terkait tugas yang diberikan. Pastikan bahwa tuntutan atau tambahan kerja itu tak memberi dampak terhadap performa kerja.
3. Istirahat dan tidur bukan hadiah, itu merupakan kebutuhan dasar

Squidward bolak-balik mengecek keadaan Krusty Krab (dok. Nickelodeon/SpongeBob SquarePants) Apakah kamu pernah merasa bersalah ketika beristirahat atau tidur karena merasa belum cukup produktif hari itu? Psikolog Klinis, Rita M. Rivera, menegaskan bahwa beristirahat dan tidur bukanlah hadiah atas pekerjaan yang kamu lakukan, melainkan kebutuhan dasar yang harus terpenuhi. Dilansir Psychology Today, menjaga keseimbangan hidup bukan berarti melepaskan kehidupan profesional atau mengabaikan kebutuhan diri, melainkan menjaga kesejahteraan dari kedua hal tersebut.
Sama halnya dengan Squidward, menetapkan batasan dan memprioritaskan kesehatan, baik fisik maupun mental justru akan memberi produktivitas yang lebih besar terhadap pekerjaan. Sebab, kesejahteraan fisik dan mental akan membuat suatu pekerjaan menjadi lebih kondusif, terlebih untuk perkembangan pribadi dan profesional.
Work life balance menjadi proses yang berkelanjutan. Sebaiknya, kiat-kiat dari Squidward di atas dapat diterapkan menjadi gaya hidup baru.




















