ilustrasi belajar virtual (pexels.com/juliamcameron)
Selain sistem penghargaan, penelitian tersebut juga menemukan peningkatan aktivitas pada hipokampus ketika peserta belajar dalam kondisi penuh rasa ingin tahu. Bagian otak ini berperan penting dalam pembentukan memori baru.
Peneliti juga menemukan peningkatan interaksi antara hipokampus dan sistem penghargaan saat rasa ingin tahu muncul. Dikutip dari HuffPost, menurut Dr. Charan Ranganath, Profesor Psikologi dan Neurosains, interaksi ini membuat otak lebih mudah mempelajari dan mengingat informasi, bahkan ketika informasi tersebut gak terlalu menarik atau penting.
“Rasa ingin tahu mengaktifkan sistem penghargaan. Interaksi antara sistem penghargaan dan hipokampus tampaknya membuat otak berada dalam kondisi yang membuat seseorang lebih mungkin mempelajari dan mempertahankan informasi, bahkan ketika informasi tersebut sebenarnya tidak terlalu menarik atau penting baginya,” jelas Ranganath.
Rasa penasaran yang sering dianggap sepele ternyata punya peran penting dalam proses belajar. Jadi, kalau ada sesuatu yang bikin kamu bertanya-tanya, gak ada salahnya mengikuti rasa ingin tahu itu karena bisa jadi otakmu justru sedang berada dalam kondisi yang lebih siap untuk belajar.