Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

9 Rekomendasi Buku Memoar yang Masuk Daftar NYT Bestseller, Wajib Baca!

seorang wanita yang sedang bersantai dan membaca buku
ilustrasi seorang wanita yang sedang bersantai dan membaca buku (pexels.com/cottonbro studio)
Intinya sih...
  • Becoming – Michelle Obama: Kisah perjalanan dari Chicago hingga Ibu Negara AS, dengan hangat dan membumi.
  • Born a Crime – Trevor Noah: Humor tajam menghadirkan cerita tentang identitas, ras, dan relasi ibu–anak.
  • Greenlights – Matthew McConaughey: Unik, jujur, nyentrik, membahas kegagalan, risiko, dan tanda-tanda hidup.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Membaca buku memoar serupa menyelami kehidupan orang lain melalui cerita yang jujur dan apa adanya. Dari kisah perjuangan, kehilangan, hingga pencarian jati diri, memoar menghadirkan pengalaman manusiawi yang sering kali terasa dekat dengan kehidupan pembacanya.

Buat kamu suka dengan tipe buku memoar, berikut ada sembilan rekomendasi buku memoar yang masuk daftar New York Times Bestseller dan banyak diapresiasi pembaca di seluruh dunia. Kamu akan menemukan deretan kisah nyata yang tidak hanya populer secara global, tetapi juga memiliki kedalaman emosi dan refleksi hidup yang kuat. Simak di bawah ini, yuk!

1. Becoming – Michelle Obama

Becoming karya Michelle Obama (amazon.com)
Becoming karya Michelle Obama (amazon.com)

Memoar ini mengisahkan perjalanan Michelle Obama dari masa kecilnya di Chicago hingga perannya sebagai Ibu Negara Amerika Serikat. Ditulis dengan suara yang hangat dan membumi, Becoming menyoroti identitas, keluarga, karier, serta makna menemukan jati diri di tengah sorotan publik. Buku ini bertahan lama di daftar New York Times Bestseller dan sering disebut sebagai memoar modern paling berpengaruh.

2. Born a Crime – Trevor Noah

Born a Crime – Trevor Noah (amazon.com)
Born a Crime – Trevor Noah (amazon.com)

Memoar ini mengisahkan masa kecil Trevor Noah di Afrika Selatan pada era apartheid. Dengan gaya humor yang tajam namun empatik, buku ini membahas identitas, ras, dan relasi ibu–anak yang kuat. Born a Crime menjadi New York Times Bestseller berkat keberhasilannya memadukan tawa dan refleksi sosial dalam satu cerita hidup.

3. Greenlights – Matthew McConaughey

Greenlights – Matthew McConaughey (amazon.com)
Greenlights – Matthew McConaughey (amazon.com)

Memoar unik yang memadukan jurnal pribadi, refleksi hidup, dan filosofi khas sang aktor. Greenlights berbicara tentang kegagalan, keberanian mengambil risiko, dan membaca tanda-tanda hidup. Buku ini langsung masuk New York Times Bestseller karena gaya penulisan yang jujur, nyentrik, dan inspiratif.

4. Crying in H Mart – Michelle Zauner

Crying in H Mart (penguinrandomhouse.com)
Crying in H Mart (penguinrandomhouse.com)

Memoar yang intim tentang duka kehilangan ibu, identitas Asia-Amerika, dan makanan sebagai bahasa cinta. Michelle Zauner menulis dengan kejujuran yang lembut namun menghantam, menjadikan dapur, resep, dan ingatan sebagai ruang penyembuhan. Buku ini menjadi New York Times Bestseller karena kedalaman emosinya dan relevansi universal tentang kehilangan.

5. I’m Glad My Mom Died – Jennette McCurdy

I’m Glad My Mom Died karya Jennette McCurdy (amazon.com)
I’m Glad My Mom Died karya Jennette McCurdy (amazon.com)

Memoar ini menyajikan kisah masa kecil di industri hiburan dengan sudut pandang yang sangat jujur dan berani. Jennette McCurdy membahas kontrol orang tua, trauma, dan proses merebut kembali kendali atas hidupnya. Judulnya yang provokatif diimbangi dengan narasi reflektif yang kuat, membuat buku ini melesat ke daftar New York Times Bestseller.

6. Hillbilly Elegy – J.D. Vance

Hillbilly Elegy – J.D. Vance (amazon.com)
Hillbilly Elegy – J.D. Vance (amazon.com)

Memoar tentang tumbuh besar di komunitas kelas pekerja Amerika dengan latar keluarga yang penuh tantangan. Buku ini mengupas kemiskinan, pendidikan, dan mobilitas sosial dari sudut pandang personal. Hillbilly Elegy menjadi New York Times Bestseller karena membuka diskusi luas tentang kelas sosial dan ketahanan keluarga.

7. Spare – Prince Harry

Spare – Prince Harry (amazon.com)
Spare – Prince Harry (amazon.com)

Spare adalah memoar yang membuka tirai kehidupan keluarga kerajaan Inggris dari sudut pandang paling personal. Prince Harry menceritakan masa kecilnya yang dibayangi kematian sang ibu, Princess Diana, serta hidup dalam sistem monarki yang sarat aturan, simbol, dan tekanan publik.

Buku ini menjadi New York Times Bestseller karena keberaniannya menyuarakan pengalaman yang selama ini tersembunyi di balik protokol dan tradisi. Spare cocok dibaca oleh mereka yang tertarik pada kisah keluarga, dinamika kekuasaan, dan perjuangan melepaskan diri dari peran yang ditentukan sejak lahir.

8. Know My Name – Chanel Miller

Know My Name – Chanel Miller (amazon.com)
Know My Name – Chanel Miller (amazon.com)

Memoar yang kuat dan menggugah tentang penyintas kekerasan seksual dan proses merebut kembali identitas diri. Ditulis dengan keberanian dan ketajaman emosi, buku ini menyoroti sistem hukum, empati publik, dan pemulihan diri. Know My Name dipuji luas dan masuk New York Times Bestseller karena dampak sosialnya yang besar.

9. Wild – Cheryl Strayed

Wild – Cheryl Strayed (amazon.com)
Wild – Cheryl Strayed (amazon.com)

Kisah perjalanan fisik dan emosional seorang perempuan menyusuri Pacific Crest Trail setelah kehilangan dan kehancuran hidupnya. Wild adalah memoar tentang kesedihan, ketahanan, dan menemukan diri melalui kesendirian dan alam. Buku ini menjadi New York Times Bestseller karena kekuatan narasinya yang jujur dan membebaskan.

Kesembilan buku memoar ini membuktikan bahwa kisah nyata mampu meninggalkan jejak yang panjang di hati pembaca. Dengan latar kehidupan yang beragam, masing-masing buku menawarkan sudut pandang unik tentang keberanian, ketahanan, dan makna menjadi manusia.

Masuk dalam daftar New York Times Bestseller, buku-buku ini layak dijadikan bacaan reflektif bagi siapa pun yang ingin memahami hidup dari perspektif yang lebih luas dan empatik. Kalau kamu tertarik membaca buku memoar yang mana dulu, nih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Life

See More

4 Bulan Lahir yang Akan Menemukan Cinta Sejati di Tahun 2026, Ada Mei!

06 Feb 2026, 20:03 WIBLife