Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tari Massal: Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya!

Ilustrasi tari tradisional (pexels.com/Suguna)
Ilustrasi tari tradisional (pexels.com/Suguna)
Intinya sih...
  • Pengertian tari massalJenis tarian dengan jumlah penari terbanyak, tanpa jalinan gerak yang saling melengkapi.
  • Ciri-ciri tari massalDibawakan oleh banyak orang, menggunakan kostum yang sama, pola lantai tidak terkoordinasi secara ketat, memerlukan tempat yang luas.
  • Contoh tari massalTari Ratoh Jorae dan Tari Saman adalah contoh tari massal terkenal di Indonesia dengan jumlah penari yang banyak.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Indonesia kaya akan adat dan budayanya, merupakan hal yang umum diketahui oleh dunia. Salah satu warisan budaya Indonesia yang cukup populer adalah seni tari. Seni tari memiliki beragam jenis. Salah satunya adalah jenis penyajian. 

Jenis penyajian seni tari terbagi menjadi empat, yaitu tari tunggal, tari berpasangan, tari kelompok, dan tari massal. Untuk mengetahui salah satunya, artikel ini akan menjelaskan salah satu jenis tarian, yakni tari massal mulai dari pengertian hingga contohnya. 

1. Pengertian tari massal

Kesenian Tari Legong saat ditampilkan di peed aya atau pawai PKB ke-46. (dok. pribadi/Ari Budiadnyana)
Kesenian Tari Legong saat ditampilkan di peed aya atau pawai PKB ke-46. (dok. pribadi/Ari Budiadnyana)

Jenis tarian ini disebut tari massal karena memiliki jumlah penari terbanyak dibandingkan tiga jenis tarian lainnya. Tarian ini melibatkan banyak orang dengan gerakan yang sama. Di antara setiap penari, tidak ada jalinan gerak yang saling melengkapi karena setiap penari punya pola lantai dan gerak sendiri-sendiri.

2. Ciri-ciri tari massal

Ilustrasi dua wanita sedang menari tarian kecak khas Bali
Ilustrasi dua wanita sedang menari tarian kecak khas Bali (pexels.com/Aditya Agarwal)

Umumnya tari massal memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 

  • Dibawakan oleh banyak orang
    Tari massal dibawakan oleh banyak orang secara bersama-sama dan perlu diperhatikan kekompakannya. 
  • Menggunakan kostum yang sama
    Umumnya, kostum yang digunakan di tari massal sama, baik dari warna, model, atau diserempakkan sesuai cerita. Namun, tidak ada yang mempermasalahkan kostum yang berbeda. 
  • Pola lantai tidak terkoordinasi secara ketat
    Dalam tari massal, pola lantai tidak terkoordinasi secara ketat. Hal ini karena jumlah penari dalam tarian ini cukup banyak. Meskipun begitu, tari massal harus memiliki keterpaduan dalam geraknya. 
  • Memerlukan tempat yang luasKarena memiliki jumlah penari yang banyak, jenis tari ini memerlukan tempat yang luas, seperti lapangan dan aula. 

3. Contoh tari massal

Screenshot_2025-11-10-11-28-44-92_e2d5b3f32b79de1d45acd1fad96fbb0f.jpg
Tarian Sawunggaling di upacara Hari Pahlawan di Kota Surabaya. (Dok. Diskominfo Kota Surabaya)

Salah satu tari massal yang terkenal di Indonesia adalah Tari Ratoh Jorae. Tarian asal Aceh ini digelar terbesar pada Opening Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno dengan 1.600 penari perempuan yang berasal dari sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA). 

Tarian yang sama ialah Tari Saman. Dalam segi jumlah, penari dan gerakan antara Tari Saman dan Tari Ratoh Jorae sama. Perbedaan mendasarnya adalah penarinya. Jika Tari Ratoh Jorae dilakukan oleh perempuan, maka Tari Saman dilakukan oleh laki-laki. 

Kedua tari massal tersebut sama-sama mengkombinasikan tepukan tangan dan tepukan dada. Selain kedua tarian ini, masih banyak tari massal lain yang dimiliki oleh Indonesia lho!

Itulah informasi mengenai jenis tari massal dari segi pengertian, ciri-ciri, dan contohnya. Semoga membantu!

Penulis: Dara Mardotilah

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriyanti Revitasari
EditorFebriyanti Revitasari
Follow Us

Latest in Life

See More

5 Alasan Shio Kuda Suka Pamer Kelebihan di Antara Teman-temannya

07 Jan 2026, 13:14 WIBLife