ilustrasi orangtua dan anak sedang bermain (pexels.com/Arina Krasnikova)
Bermain petak umpet, bermain peran, membuat benteng dari bantal, atau sekadar tertawa bersama merupakan aktivitas sederhana yang sering menjadi kenangan paling membahagiakan bagi anak. Melalui permainan, anak merasa diterima dan memiliki hubungan yang dekat dengan orangtua.
Bermain bebas juga memberikan ruang bagi anak untuk berimajinasi, berkreasi, dan mengekspresikan dirinya tanpa tekanan. Ketika orang tua ikut terlibat, anak merasakan bahwa dirinya penting dan layak mendapatkan perhatian.
"Bermain memungkinkan anak-anak untuk menggunakan kreativitas mereka sambil mengembangkan imajinasi, ketangkasan, serta kekuatan fisik, kognitif, dan emosional mereka. Bermain penting untuk perkembangan otak yang sehat. Melalui bermain, anak-anak sejak usia sangat dini terlibat dan berinteraksi dengan dunia di sekitar mereka," jelas dokter anak Dr. Kenneth Ginsburg dikutip dari American Academy of Pediatrics.
Kenangan indah masa kecil tidak selalu tercipta dari pengalaman yang mahal atau spektakuler. Justru aktivitas sederhana yang dilakukan secara rutin bersama keluarga sering kali menjadi momen yang paling melekat dalam ingatan anak.