Setiap tahun ajaran baru, proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) selalu menjadi momen yang mendebarkan. Para orang tua sangat berharap anaknya bisa mendapatkan kursi di sekolah negeri yang dianggap memiliki kualitas baik dengan biaya terjangkau. Namun, ketika anak gagal PPDB, selain rasa kecewa, banyak keluarga mendadak dihadapkan pada pilihan yang sulit.
Realitas harus menyekolahkan anak di sekolah swasta dengan biaya yang mahal jadi momok menakutkan. Situasi ini bukan hanya berdampak pada perencanaan pendidikan anak, tapi juga kondisi finansial keluarga. Tak sedikit orang tua yang akhirnya menguras tabungan, bahkan mencari pinjaman demi memastikan anak tetap mendapatkan pendidikan yang layak. Berikut ini realitas yang mau tak mau harus dihadapi!
