Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bayi Selalu Minta Digendong? Kenali Fenomena Velcro Baby
ilustrasi velcro baby (pexels.com/Sarah Chai)
  • Velcro baby merupakan sebutan untuk bayi yang terus ingin menempel atau digendong karena merasa lebih aman saat bersentuhan dengan pengasuh.

  • Kondisi ini umum terjadi pada bulan-bulan awal dan bukan tanda bayi manja atau pola asuh yang salah.

  • Orangtua bisa menyiasatinya secara bertahap tanpa memaksa sambil tetap menjaga energi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Banyak orangtua baru merasa bingung ketika bayi hampir tidak pernah mau ditaruh, bahkan untuk beberapa menit saja. Begitu tubuhnya dilepas dari pelukan, tangisan langsung muncul seolah ada yang tidak beres. Kondisi seperti ini sering disebut velcro baby, istilah untuk bayi yang terus ingin menempel pada sosok yang mengasuh (orangtua).

Situasi tersebut sebenarnya cukup umum terjadi, terutama pada bulan-bulan awal kehidupan bayi. Agar tidak salah paham, berikut penjelasan lengkapnya mengenai velcro baby? Simak, ya!

1. Velcro baby berarti bayi terus ingin berada dalam gendongan

ilustrasi velcro baby (pexels.com/Jonathan Borba)

Velcro baby merupakan sebutan untuk bayi yang tampak tidak nyaman ketika tidak bersentuhan langsung dengan sang pengasuh. Bayi bisa langsung menangis saat diletakkan di kasur meski baru saja tenang dalam pelukan. Banyak orangtua mengira ini tanda bayi terlalu dimanja, padahal sebagian bayi memang membutuhkan kedekatan fisik lebih lama. Situasi ini membuat aktivitas sederhana, seperti makan atau mandi, harus dilakukan sambil menggendong.

Kondisi ini biasanya terlihat konsisten, bukan hanya sesekali rewel. Bayi tetap mencari pelukan meski sudah kenyang, popok bersih, dan tidak mengantuk. Ketika digendong, tangisan langsung mereda. Hal inilah yang membuat orangtua mulai menyadari bahwa bayi mereka termasuk velcro baby. Memahami arti istilah tersebut membantu orangtua tidak buru-buru menyalahkan diri sendiri.

2. Bayi memperlihatkan tanda yang jelas saat tidak ingin ditaruh

ilustrasi velcro baby (pexels.com/Laura Garcia)

Tanda paling umum terlihat saat bayi langsung terbangun ketika tubuh tidak lagi bersentuhan dengan pengasuh. Ada juga yang baru tertidur pulas di gendongan, tetapi bangun dalam hitungan menit setelah dipindahkan ke tempat tidur. Beberapa bayi bahkan hanya mau tidur nyenyak jika tetap digendong atau ditempelkan di dada. Situasi seperti ini sering membuat orangtua merasa tidak punya waktu istirahat.

Selain itu, bayi velcro biasanya menolak digendong orang lain meski sudah sering bertemu. Bayi tampak lebih tenang ketika kembali ke pengasuh utama (ibu). Saat suasana rumah ramai atau berpindah tempat, bayi bisa menjadi lebih rewel dari biasanya. Tanda-tanda tersebut menunjukkan kebutuhan kedekatan fisik yang tinggi. Jika cirinya mirip, besar kemungkinan bayi memang termasuk tipe ini.

3. Kondisi ini terjadi karena kebutuhan rasa aman yang kuat

ilustrasi velcro baby (pexels.com/Sarah Chai)

Pada bulan awal, bayi belum bisa memahami lingkungan sekitar mereka. Tubuh pengasuh menjadi satu-satunya hal yang terasa familier karena mengingatkan pada kondisi sebelum lahir. Suara detak jantung, kehangatan tubuh, dan gerakan saat digendong memberi rasa nyaman yang sulit digantikan. Karena itulah, beberapa bayi lebih sering meminta dipeluk.

Faktor lain bisa berasal dari temperamen bawaan bayi yang lebih sensitif terhadap suara atau perubahan suasana. Bayi dengan karakter seperti ini mudah kaget dan lebih cepat merasa tidak nyaman. Kedekatan fisik menjadi cara tercepat untuk menenangkan diri. Kondisi ini bukan kesalahan pola asuh, melainkan variasi kebutuhan tiap bayi. Seiring pertumbuhan, kebiasaan menempel biasanya berkurang dengan sendirinya.

4. Situasi ini dapat membuat aktivitas orangtua tersendat

ilustrasi velcro baby (pexels.com/RDNE Stock project)

Merawat bayi yang selalu ingin digendong memang menguras tenaga. Pekerjaan rumah menjadi lebih lambat karena satu tangan harus terus menopang tubuh bayi. Banyak orangtua merasa kesulitan sekadar makan dengan tenang atau pergi ke kamar mandi. Rasa lelah sering muncul, terutama jika kurang tidur.

Di sisi lain, kondisi ini juga membuat orangtua dan bayi memiliki kedekatan yang kuat sejak awal. Bayi mudah tenang karena percaya pada sang pengasuh. Tantangan utamanya ialah menjaga energi agar tidak habis. Dukungan pasangan atau keluarga sangat membantu meringankan beban ibu. Dengan pembagian tugas, situasi ini bisa dijalani lebih ringan.

5. Orangtua dapat menyiasati tanpa harus memaksa bayi

ilustrasi velcro baby (pexels.com/Stiven Rivera)

Cara paling praktis dengan menggunakan baby carrier khusus newborn yang nyaman agar tangan tetap bebas bergerak. Dengan alat ini, bayi tetap merasa dekat sambil pengasuh bisa melakukan aktivitas lain. Selain itu, biasakan menaruh bayi secara bertahap ketika suasana hati sang bayi sedang baik, mulai dari durasi singkat lalu tambah perlahan setiap hari.

Orangtua juga bisa melibatkan anggota keluarga lain untuk menggendong secara bergantian. Tujuannya agar bayi terbiasa dengan lebih dari satu sosok. Penting pula menjaga kondisi tubuh sendiri dengan istirahat cukup ketika ada kesempatan. Tidak perlu memaksakan standar orang lain yang sering berkata ini itu. Setiap bayi punya kebutuhan berbeda dan tidak semuanya bisa disamakan.

Velcro baby bukan masalah serius, melainkan fase perkembangan yang cukup umum terjadi. Dengan memahami tandanya, orangtua bisa lebih tenang dan tidak merasa kewalahan. Jika saat ini bayi terus ingin menempel, mungkin itu hanya cara sang bayi mencari rasa aman. Bukankah kedekatan seperti itu juga menjadi bagian berharga dalam perjalanan tumbuh si kecil?

Referensi
"Navigating the Challenges and Joys of Raising a 'Velcro Baby'". Parents. Diakses Februari 2026.
"Velcro Baby: Clingy Behavior Facts". INT Hospital. Diakses Februari 2026.
"What Is a Velcro Baby? (And How to Thrive With One)". Happiest Baby. Diakses Februari 2026.
"What Is a Velcro Baby? And How to Cope With Clinginess". The Bump. Diakses Februari 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎