Menjadi provider bukan sekadar kemampuan mencari nafkah, tetapi juga soal bertanggung jawab, menyelesaikan masalah, mengelola keuangan, merawat keluarga, dan mengambil keputusan bijak. Karena itu, jiwa provider bisa ditanamkan sejak kecil melalui kebiasaan sederhana di rumah.
Ayah berperan penting karena anak belajar dari perilaku yang dilihat setiap hari. Cara ayah mengelola uang, menyelesaikan masalah, memperlakukan pasangan, dan bertanggung jawab pada keluarga dapat menjadi teladan. Lantas, bagaimana cara ayah menumbuhkan jiwa provider pada anak laki-laki sejak dini? Yuk, cari tahu lewat artikel berikut!
