Ketika anak mengalami sesuatu yang tidak menyenangkan, seperti dimarahi guru, bertengkar dengan teman, diejek, dikucilkan, bullying, atau merasa takut terhadap sesuatu di sekolah, tidak semua anak akan langsung bercerita kepada orangtua. Sebagian anak justru memilih diam karena khawatir dimarahi, disalahkan, dianggap berlebihan, atau takut orangtua langsung mengambil tindakan yang membuat keadaan semakin rumit.
Karena itu, membuat anak berani bercerita bukan hanya soal sering bertanya, “Ada masalah apa di sekolah?”. Yang tidak kalah penting adalah membangun suasana di rumah yang membuat anak merasa aman ketika ingin membuka cerita.
