Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hal yang Harus Segera Dicek setelah Pemadaman Listrik Massal Usai

4 min read
Hal yang Harus Segera Dicek setelah Pemadaman Listrik Massal Usai
ilustrasi seorang perempuan sedang mengecek panel listrik saat terjadi pemadaman listrik (freepik.com/freepik)
  • Pemadaman listrik sekitar 15 jam di Batam turut berdampak pada Bintan dan Tanjungpinang, mengganggu internet, pasokan air bersih, serta aktivitas harian warga.

  • Setelah listrik kembali, periksa makanan kulkas dan freezer berdasarkan durasi serta suhu penyimpanan; buang makanan yang diragukan dan pastikan pendingin kembali pada suhu aman.

  • Colok elektronik bertahap, cek kelistrikan dan aliran air, lalu isi ulang perangkat serta lengkapi kembali persediaan darurat, termasuk baterai, air, makanan, dan obat-obatan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Senin pagi, 12 Oktober 2026, pukul 06.37 WIB, lampu-lampu di Batam padam begitu saja. Bagi sebagian warga, mungkin awalnya terasa seperti pemadaman biasa yang sebentar lagi akan kembali normal. Tapi, jam demi jam berlalu dan listrik tak kunjung menyala. Pemadaman massal ini berlangsung sekitar 15 jam dan ikut berdampak ke wilayah Bintan dan Tanjungpinang.

Selama itu, banyak hal yang biasanya berjalan tanpa dipikirkan mendadak, jadi terasa berharga. Akses internet terganggu, pasokan air bersih ikut tersendat, dan aktivitas harian harus menyesuaikan dengan apa yang tersisa. Ketika listrik akhirnya kembali menyala, rasa lega biasanya muncul lebih dulu.

Belajar dari kasus tersebut, usai pemadaman listrik massal, ada beberapa hal di rumah yang sebaiknya segera dicek supaya tidak berujung masalah baru. Yuk, simak apa saja yang perlu kamu periksa setelah pemadaman listrik massal usai!

  1. 1. Cek makanan di kulkas dan freezer

    ilustrasi freezer
    ilustrasi freezer (pexels.com/Meruyert Gonullu)

    Selama listrik padam, kulkas berhenti bekerja. Di sinilah, bakteri bisa berkembang tanpa kita sadari. Menurut situs NRG, Philadelphia-based energy, makanan dingin yang tidak mendapat pendinginan lebih dari empat jam, sebaiknya dibuang. Untuk bagian freezer, jika isinya penuh, makanan akan mulai mencair jika lebih dari 48 jam. Sedangkan untuk freezer yang tak penuh, durasinya lebih singkat, yakni 24 jam. NRG menekankan agar kita tidak mencicipi makanan yang diragukan untuk memastikan keamanannya karena lebih baik berhati-hati.

    Aturan serupa disampaikan CSIRO senior food microbiologist, Cathy Moir, seperti dikutip dari Australian Broadcasting Corporation, yaitu aturan dua jam dan empat jam untuk makanan berisiko yang berada di suhu 5-60 derajat Celsius. Jika kurang dari 2 jam, makanan bisa didinginkan kembali atau langsung dipakai. Jika lebih dari 2 jam tapi kurang dari 4 jam, makanan harus segera dipakai. Jika sudah 4 jam atau lebih, atau kamu tidak yakin, lebih baik dibuang.

    Kabar baiknya, makanan beku bisa tetap beku hingga beberapa hari dan makanan yang sudah mencair tetapi masih dingin (di bawah 5 derajat Celsius), tetap aman untuk dibekukan kembali. Kalau punya termometer, pastikan freezer kembali di bawah minus 18 derajat Celsius dan bagian pendingin di bawah 4 derajat Celsius.

  2. 2. Colok kembali elektronik satu per satu dan cek kelistrikan rumah

    Ilustrasi pemadaman listrik (Freepik.com/pvproductions)
    Ilustrasi pemadaman listrik (Freepik.com/pvproductions)

    Begitu listrik menyala, godaan terbesar adalah menyalakan semua peralatan elektronik sekaligus. Padahal, NRG menyarankan agar perangkat yang tadi dicabut, dicolok kembali satu per satu. Setelah itu, beberapa perangkat mungkin perlu diatur ulang, termasuk jam dan pengaturan lainnya.

    Selain itu, ada hal lain yang layak diperhatikan karena lonjakan arus saat listrik pertama kali kembali, bisa membebani perangkat. Hindari menyalakan perangkat besar seperti AC, pompa air, dan mesin cuci secara bersamaan agar sekring rumah tidak kelebihan beban. Kalau kamu memakai surge protector, cek apakah lampu indikatornya masih menyala normal. Kelilingi rumah sebentar untuk memastikan tidak ada bau hangus atau asap dari stopkontak maupun perangkat yang korslet.

  3. 3. Pastikan air mengalir dengan normal

    ilustrasi air bersih
    ilustrasi air bersih (pexels.com/Mike Jones)

    Pemadaman massal sering ikut mengganggu pasokan air, terutama bagi rumah yang memakai pompa listrik atau layanan air kota yang bergantung pada stasiun pompa. Karena itu, setelah listrik menyala, buka keran dan pastikan air mengalir seperti biasa. Jangan langsung diminum atau dipakai memasak karena air yang pertama keluar bisa saja berwarna kecokelatan atau bercampur udara.

    Biarkan air mengalir beberapa menit sampai benar-benar jernih sebelum digunakan. Jika rumahmu memiliki toren, periksa juga apakah pompa pengisi otomatisnya sudah berfungsi dengan baik dan tidak membuat air meluap. Hal sederhana ini terasa sepele, tapi justru penting setelah seharian kebutuhan air terganggu.

  4. 4. Isi ulang daya dan lengkapi persiapan untuk berjaga-jaga

    powerbank yang rusak
    ilustrasi powerbank (freepik.com/ pvproductions)

    Setelah seharian menahan baterai, saatnya mengisi ulang ponsel, powerbank, lampu darurat, dan laptop agar siap bila terjadi pemadaman susulan. NRG juga mengingatkan agar power bank yang sudah dipakai, diisi kembali supaya siap saat dibutuhkan lagi. Kalau kamu memakai generator portabel, ikuti petunjuk produsen untuk mematikan dan menyimpannya dengan benar.

    Jangan lupa periksa perlengkapan yang dipakai selama pemadaman. NRG menyarankan agar persediaan makanan, air, baterai, atau obat-obatan dalam emergency kit yang sudah terpakai, segera diganti. Cek juga kamera CCTV, alarm rumah, dan gerbang otomatis, apakah semuanya sudah kembali online.

    Demikian beberapa poin penting yang harus kamu cek setelah pemadaman listrik massal usai. Semoga informasi di atas bermanfaat!

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More