Ilustrasi kata-kata anak perempuan untuk ayahnya yang sudah meninggal (freepik.com)
Menulis ungkapan kehilangan memang tidak mudah, apalagi jika perasaan yang kamu rasakan begitu dalam. Namun, kamu tetap bisa memulainya dari hal sederhana agar tulisan terasa lebih jujur dan menyentuh.
Fokus pada emosi yang paling kamu rasakan saat ini, seperti rindu, sedih, atau kehilangan. Tidak perlu ditahan atau dipoles berlebihan, karena kejujuran justru membuat kata-katamu terasa lebih hidup.
Masukkan momen nyata yang pernah kamu alami bersama ayah. Misalnya, nasihat sederhana, kebiasaan kecil, atau kenangan tertentu yang masih kamu ingat hingga sekarang.
Tentukan dulu untuk apa kata-kata itu kamu buat, agar gaya penulisannya lebih tepat. Misalnta, buat caption yang singkat, padat, dan mudah dipahami.
Kata-kata yang sederhana tapi tulus sering kali jauh lebih menyentuh dibandingkan kalimat yang terlalu puitis atau rumit. Jadi, jangan membuat kata-kata yang berbelit-belit.
Menulis bukan hanya soal merangkai kata, tapi juga cara untuk memproses kehilangan. Dengan menulis, kamu bisa perlahan menerima keadaan dan menenangkan diri.