Ilustrasi single mother dan anaknya (pexels.com/Ketut Subiyanto)
Sebagai single mother, tentunya akan terdapat kekhawatiran ketika mengurus anak perempuan sendirian. Hal itu terkadang membuat beberapa orang menjadi overprotektif dan terlalu mengontrol anaknya.
Dilansir Lifehack, Katie Lemons, seorang parenting expert dan blogger, menyebutkan bahwa sebaiknya jangan menjadi orangtua yang terlalu mengontrol. Karena hal tersebut hanya akan membuat anak stres dan merusak suasana hatinya.
Bersikaplah fleksibel kepada anak, biarkan anak menjadi apa yang mereka inginkan. Jika sudah mulai keluar batas, kamu boleh mengingatkan dan mengarahkannya. Namun, bukan berarti harus mengekang anak untuk menjadi apa yang kamu inginkan.