Menghadapi situasi di mana anak tiba-tiba menangis histeris, menjerit, hingga berguling-guling di lantai pusat perbelanjaan atau restoran tentu menjadi mimpi buruk bagi setiap orangtua. Kondisi ledakan emosi atau tantrum ini sering kali diperparah oleh tatapan menghakimi dari orang-orang di sekitar yang membuat tingkat stres ibu langsung melonjak drastis. Akibat didera rasa malu dan panik yang luar biasa, tidak sedikit orangtua yang refleks meresponsnya dengan cara ikut berteriak membentak atau menuruti semua keinginan anak saat itu juga.
Padahal, merespons tantrum dengan amarah atau kepasrahan instan justru akan memberikan sinyal keliru pada anak bahwa trik manipulasi emosi mereka berhasil. Sebagai orangtua cerdas, kamu perlu memahami bahwa tantrum adalah bagian dari proses perkembangan emosional yang normal karena anak belum terampil mengekspresikan kekecewaannya lewat kata-kata. Ada strategi psikologi positif yang bisa kamu terapkan untuk meredam situasi panas tersebut dengan kepala dingin. Yuk, intip 5 cara elegan mengatasi tantrum anak di tempat umum tanpa perlu panik berikut ini!
