Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Bahaya Lazymaxxing: Rebahan Ekstrem Bisa Ganggu Hidupmu
ilustrasi melakukan lazymaxxing (pexels.com/Joshua Lim)
  • Rebahan ekstrem secara rutin dapat melemahkan otot, menurunkan kekuatan fisik, serta membuat tubuh cepat lelah dan kaku saat menjalani aktivitas ringan.
  • Terlalu lama berdiam diri dapat memicu stres dan overthinking karena minimnya stimulus, sekaligus mengacaukan ritme sirkadian hingga meningkatkan risiko insomnia dan suasana hati buruk.
  • Kebiasaan mengurung diri di kamar berpotensi mengurangi interaksi sosial, kesempatan mencoba hobi, membangun relasi, dan menemukan peluang baru dalam kehidupan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mungkin kamu pernah ada di titik lelah yang ingin seharian rebahan tanpa melakukan apapun. Nah, di era sekarang ini, tren rebahan ekstrem ini sering dibalut dengan dalih self-reward atau healing yang kebablasan. Sayangnya, banyak yang gak sadar kalau kebiasaan ini perlahan membawa bahaya lazymaxxing ke dalam kehidupan mereka, lho.

Alih-alih istirahat beneran, kamu malah terjebak dalam siklus malas yang bikin produktivitas terjun bebas tak terkendali. Kalau masalah ini gak segera kamu atasi, dampaknya bisa bikin hidupmu beneran jalan di tempat, lho. Gak cuma merusak jadwal harian, kebiasaan ini juga diam-diam menggerogoti kesehatan mental dan fisikmu secara perlahan. Biar kamu gak menyesal belakangan, yuk bedah bareng apa saja ancaman nyata dari tren yang satu ini!


1. Bikin otot tubuh melemah tanpa disadari

Secara medis, tubuh ini dirancang buat terus bergerak aktif setiap harinya. Saat kamu memilih rebahan berjam-jam secara rutin, otot-otot di tubuh perlahan akan mengalami penurunan fungsi alias atrofi otot. Kondisi ini bikin kekuatan fisikmu berkurang drastis sehingga kamu gampang banget merasa capek walau cuma melakukan aktivitas ringan. Gak heran kalau sehabis maraton drakor seharian di kasur, badanmu malah terasa remuk redam dan pegal-pegal.

Kalau kamu yang dulunya sanggup naik tangga stasiun atau kampus tanpa ngos-ngosan, sekarang baru jalan sebentar aja sudah kelelahan. Tubuhmu pada dasarnya butuh pelumas berupa gerakan fisik biar sendi dan otot gak kaku kayak robot karatan. Contoh nyatanya, pas disuruh angkat galon atau sekadar bawa belanjaan agak berat, kamu tiba-tiba merasa jadi makhluk paling lemah di bumi.


2. Memicu siklus stres dan overthinking

ilustrasi overthinking sebelum tidur (pexels.com/cottonbro studio)

Banyak yang berpikir kalau berdiam diri di kasur itu ampuh buat menghilangkan stres akibat kerjaan atau tugas kuliah yang menumpuk. Kenyataannya, terlalu lama berdiam diri malah memberikan ruang kosong buat otak untuk memikirkan hal-hal yang gak perlu. Otak manusia sejatinya butuh stimulus luar yang bervariasi biar tetap fokus pada hal-hal positif atau penyelesaian masalah yang nyata. Ketika stimulus visual dan fisik itu hilang, kamu justru rentan terserang overthinking yang bikin kepalamu makin pusing nggak karuan.

Kamu pasti pernah, kan, niatnya mau istirahat tenang, eh, malah kepikiran masa lalu yang cringe atau masa depan yang belum pasti. Otak emang suka iseng, pas badan lagi mode standby, dia malah mengingat kenangan buruk di hidupmu. Ujung-ujungnya, bukannya merasa recharged, kamu malah cemas memikirkan tagihan bulan depan atau jodoh yang masih belum terlihat.


3. Menghancurkan ritme tidur alami kamu

ilustrasi menulis jurnal sebelum tidur (pexels.com/Polina)

Secara sadar atau gak sadar, terlalu lama rebahan di siang sampai sore hari bakal merusak jam biologis tubuhmu alias ritme sirkadian. Tubuh perlahan akan kebingungan membedakan mana waktu istirahat yang sesungguhnya dan mana waktu yang harusnya dipakai buat beraktivitas. Akibatnya, saat malam tiba dan kamu butuh tidur lelap, matamu malah segar banget. Pola tidur yang berantakan ini otomatis mengganggu regenerasi sel dalam tubuh dan bikin kamu gampang cranky keesokan harinya, lho.

Coba, deh, ingat-ingat, berapa kali kamu begadang gak jelas cuma gara-gara siang harinya kebanyakan main hape sambil tiduran? Kamu jadi gampang kena insomnia dan akhirnya mengandalkan kopi bergelas-gelas pas pagi hari biar melek saat kerja. Padahal, tidur malam yang berkualitas itu kunci utama glow up secara alami tanpa perlu skincare mahal, lho.


4. Menutup pintu buat peluang hidup yang baru

ilustrasi komunitas buku (pexels.com/Andy Barbour)

Dunia di luar sana itu bergerak cepat dengan berbagai peluang yang bisa mengubah hidupmu kapan saja. Kalau kamu memilih mengunci diri di kamar dengan tren yang gak sehat ini, otomatis kamu memutuskan interaksi sosial yang berharga. Kesempatan untuk ketemu relasi baru, mencoba hobi yang seru, atau bahkan sekadar menemukan ide segar, sirna begitu saja. 

Kadang, rezeki atau networking karier itu datangnya dari tongkrongan, dari obrolan iseng, atau pas kamu lagi jalan mencari seblak di luar. Jadi, sesekali keluarlah dari zona nyamanmu itu, karena petualangan hidup yang seru dan mengubah nasib gak pernah terjadi di atas kasur!

Setelah tahu bahaya-bahaya lazymaxxing tadi, ada baiknya kamu mulai membatasi waktu buat sekadar berdiam diri tanpa arah. Yuk, pelan-pelan bangun dan temukan kembali ritme produktifmu dari langkah yang paling sederhana hari ini juga!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article