Memberi nasihat sering terasa jauh lebih mudah daripada menjalani hal yang sama dalam kehidupan nyata. Banyak orang mampu menyusun kalimat yang bijaksana saat melihat persoalan orang lain, tetapi justru kesulitan ketika menghadapi masalah serupa. Fenomena ini bukan selalu berarti seseorang munafik, melainkan menunjukkan bahwa memahami sesuatu dan menjalankannya adalah dua hal yang berbeda.
Dalam kehidupan sehari-hari, hampir setiap orang pernah berada di posisi sebagai pemberi nasihat sekaligus penerima nasihat. Menariknya, nasihat yang terdengar sederhana sering berubah menjadi tantangan besar ketika harus diterapkan pada diri sendiri. Supaya lebih memahami alasan di balik kebiasaan tersebut, mari melihat beberapa penyebab yang membuat kondisi ini begitu umum terjadi, yuk pahami bersama.
