Mendapat kritik terkadang bisa mengubah suasana hati dalam sekejap. Apalagi kalau komentar tersebut datang saat kamu sudah berusaha memberikan yang terbaik. Ada kalanya, satu kalimat dari orang lain terus terngiang di kepala hingga membuatmu meragukan kemampuan diri sendiri.
Merasa kecewa atau tersinggung saat menerima kritik sebenarnya wajar. Kamu mungkin merasa usaha yang sudah dilakukan kurang dihargai atau menganggap komentar tersebut sebagai tanda bahwa kamu belum cukup baik. Kalau terus larut dalam perasaan itu, kamu bisa kesulitan memahami inti masukan dan melewatkan hal-hal yang sebenarnya masih bisa diperbaiki.
Belajar menghadapi kritik dengan lebih tenang memang membutuhkan proses. Kamu perlu mengenali perasaan sendiri, menilai masukan secara objektif, dan menentukan respons yang tepat sebelum bereaksi. Dengan begitu, kamu bisa menyikapi kritik secara lebih bijak tanpa terus memikirkan perkataan orang lain. Berikut lima cara menghadapi kritik tanpa terbawa perasaan yang bisa kamu coba.
