Setiap orang tentu pernah membayangkan kemungkinan terburuk saat menghadapi masalah. Namun, ketika pikiran terus-menerus melompat pada skenario paling buruk tanpa dasar yang kuat, kondisi tersebut dapat mengarah pada catastrophizing. Pola pikir ini membuat persoalan yang sebenarnya masih dapat diatasi terasa jauh lebih besar dan menakutkan.
Catastrophizing gak hanya memengaruhi suasana hati, tetapi juga cara seseorang mengambil keputusan dan menghadapi tantangan sehari-hari. Semakin sering pola pikir ini muncul, semakin sulit pula melihat situasi secara objektif dan tenang. Karena itu, memahami dampaknya menjadi langkah penting agar cara menghadapi masalah tetap sehat dan realistis, yuk pahami bersama.
