Saat teman bercerita tentang masalahnya, respons pertama yang muncul sering kali berupa nasihat. Kamu menyuruhnya bersikap lebih tegas, berhenti memikirkan omongan orang, atau segera mengambil keputusan. Padahal, temanmu belum tentu membutuhkan jalan keluar karena ia mungkin hanya ingin menceritakan apa yang selama ini dipendam.
Niat membantu memang gak salah, tetapi waktu dan cara menyampaikan nasihat juga perlu diperhatikan. Respons yang terlalu cepat justru berisiko membuat teman merasa ceritanya belum benar-benar dipahami. Berikut ini lima cara menjadi pendengar yang baik dengan menerapkan active listening tanpa mengambil alih cerita teman.
