Notifikasi baru belum selesai dibaca, pesan dari atasan sudah masuk lagi, sementara daftar to-do terus bertambah sepanjang hari. Situasi seperti ini sering bikin prioritas kerja terasa kabur karena semua tugas terlihat sama-sama penting. Akhirnya kamu sibuk dari pagi sampai sore, tetapi tetap pulang dengan perasaan masih banyak yang tertinggal.
Masalahnya sering kali bukan karena kamu kurang produktif, melainkan karena belum punya cara memilah mana yang benar-benar harus didahulukan. Saat semua terasa mendesak, otak cenderung memilih tugas yang paling mencolok, bukan yang paling berdampak. Berikut ini beberapa tips berikut agar kamu lebih mudah menentukan langkah berikutnya.
