9 Etika Makan di Prancis, Semua Serba Diatur!

Setiap negara bukan hanya punya hidangan yang berbeda, tapi juga etika makan yang berbeda. Apa yang dianggap hal biasa di sebuah negara, bisa jadi dianggap sebagai tindakan yang kurang sopan di negara lain.
Di Indonesia, acara makan bersama biasanya lebih santai tanpa aturan tertentu. Namun beda ceritanya kalau kamu diundang makan bersama di Prancis.
Sama seperti mayoritas negara Eropa lainnya, Prancis menjunjung tinggi etika saat makan. Mulai dari cara makan, posisi duduk, sampai memegang sendok dan garpu, semua ada aturannya. Salah sedikit saja bakal bikin orang Prancis ngerasa gak nyaman.
Nah supaya mereka gak kapok buat ngundang kamu makan lagi, berikut beberapa etika makan di Prancis yang perlu kamu ingat!
1. Jangan datang ke rumah seseorang dengan tangan kosong

Acara makan bersama biasanya terdiri dari beberapa tahap. Mulai dari hidangan pembuka, hidangan utama, keju, makanan penutup, yang kemudian diakhiri dengan ritual minum kopi bersama. Sebagai tuan rumah, mereka memang menyiapkan banyak makanan enak. Tapi cuma karena mereka udah menyediakan makanan, bukan berarti kamu boleh datang dengan tangan kosong.
Datang ke rumah seseorang tanpa membawa apa-apa dianggap sebagai sikap yang kurang sopan di Paris. Biasanya orang akan membawa sebotol wine berkualitas dan seikat bunga. Tapi bakalan lebih bagus lagi kalau kamu membawa kue buatan sendiri sebagai hadiah untuk tuan rumah. Oh ya, pastikan kue yang kamu buat rasanya enak!
2. Duduk di kursi yang tepat

Setuju untuk berkunjung ke rumah seseorang, berarti kamu juga setuju untuk mengikuti aturan di rumah tersebut. Jadi setelah kamu dipersilahkan masuk ke ruang makan orang Prancis, jangan langsung duduk di salah satu kursi yang kosong. Sebagai gantinya, tunggu sampai tuan rumah meminta kamu duduk.
Di Prancis, tuan rumah yang akan mengatur dimana kamu harus duduk. Tuan dan nyonya rumah biasanya akan duduk di ujung meja yang berhadapan. Tamu penting atau orang yang lebih tua akan didudukkan di dekat tuan rumah, sedangkan mereka yang lebih muda akan duduk sedikit lebih jauh dari tuan rumah.
3. Selalu tunggu aba-aba dari tuan rumah

Selain gak boleh duduk di sembarang tempat, kamu juga gak boleh makan sebelum tuan rumah. Sama seperti di beberapa negara Asia, makan sebelum tuan rumah makan dianggap sebagai tindakan yang kurang sopan. Jadi gak peduli seberapa laparnya kamu, tetap tunggu sampai tuan rumah menyilakan kamu untuk makan.
Di Prancis sendiri, kamu bisa mulai makan setelah tuan rumah mengatakan, "Bon Appetit" yang berarti selamat makan. Aturan lain yang gak boleh kamu langgar adalah, jangan pernah minta tambah gak peduli seenak atau selapar apapun kamu. Alih-alih minta tambah, tunggu sampai tuan rumah membawa hidangan selanjutnya untuk dimakan.
4. Makanlah pelan-pelan

Buat orang Prancis, makanan bukan hanya untuk membuat perut kenyang, tapi juga perlu dinikmati. Makanya gak heran kalau acara makan biasanya berlangsung dalam waktu cukup lama. Selain karena makanan yang disajikan lumayan banyak, waktu makan jadi lebih lama karena mereka makan dengan pelan.
Bukan hanya di acara resmi, bahkan ketika mereka terlambat berangkat ke kantor sekalipun, mereka gak akan pernah makan terburu-buru apalagi sampai menjejalkan semua makan ke mulut.
5. Pastikan kamu gak bersendawa, mengeluarkan suara, atau bicara dengan mulut penuh

Dibandingkan dengan etika makan yang lain, tiga hal di atas adalah etika makan yang umum dan berlaku di banyak negara. Bagi orang Prancis, bersendawa dengan suara keras, mengeluarkan suara saat mengunyah makanan, dan berbicara dengan mulut penuh adalah tindakan yang kasar.
Pastikan juga kamu memakan habis setiap hidangan yang disajikan di piring kamu. Menghabiskan makanan menunjukkan penghargaan terhadap tuan rumah.
Terakhir, kalau kamu mau ke toilet, sebisa mungkin lakukan sebelum acara makan dimulai.
6. Meletakkan serbet di pangkuan

Di beberapa negara, serbet dipakai di kerah baju. Di Prancis, memakai serbet di kerah baju dianggap sebagai tindakan yang konyol dan hanya dilakukan oleh anak-anak.
Orang dewasa akan meletakkan serbet di pangkuan saat acara makan dimulai. Mereka baru akan meletakkan serbet di samping piring di atas meja setelah acara makan malam selesai. Jadi supaya kamu gak dianggap konyol, jangan memakai serbet di balik kerah baju, ya!
7. Pastikan tangan kamu selalu berada di atas meja

Selama acara makan berlangsung, jangan pernah meletakkan tangan di bawah meja, tangan harus selalu terlihat. Meski begitu, kamu juga gak boleh meletakkan siku di atas meja makan.
Meletakkan siku di atas meja selama acara makan berlangsung akan memberikan kesan bahwa kamu adalah orang yang malas. Hal itu jelas bukan kesan yang baik, apalagi kalau ini adalah pertama kalinya kamu diundang di acara makan bersama. Bisa-bisa besok mereka gak akan mau ngundang kamu lagi.
8. Jangan menggigit roti dan memotong sayuran

Saat makan di restoran atau rumah seseorang, roti kadang disajikan sebelum hidangan siap. Meski roti itu memang disiapkan buat kamu, tapi ada baiknya kalau kamu gak langsung menggigit roti tersebut. Daripada menggigit roti, ada baiknya kalau kamu menyobek roti menjadi bagian kecil sebelum memakannya.
Selain disobek dengan tangan, kamu juga bisa menggunakan pisau untuk memotongnya menjadi ukuran yang lebih kecil. Selain gak menggigit roti, kamu juga dilarang memotong sayuran yang terlalu besar dengan menggunakan pisau. Perilaku kamu akan membuat tuan rumah merasa gak nyaman.
Sebagai gantinya, lipat selada atau sayuran dengan menggunakan pisau atau garpu, baru dimakan.
9. Tatap mata seseorang saat kamu bersulang dengannya

Menikmati segelas wine selalu menjadi bagian penting dalam acara makan malam. Biasanya jamuan makan dimulai dengan acara minum bersama yang disebut apéritif. Sebelum minum, kita akan bersulang dengan orang lain.
Nah saat bersulang ini, kamu harus memastikan kalau gelas kamu menyentuh gelas lain. Kamu juga wajib menatap mata orang bersulang denganmu sebelum meminum wine di gelas.
Makan bersama dengan teman-teman baru selalu menjadi momen yang menyenangkan. Namun hal itu bukan berarti kita melupakan etiket dan sopan santun kita. Terlebih di negara asing seperti Prancis, etiket makan adalah segalanya.