Pernah gak, kamu lagi jalan di stasiun yang super padat pas jam sibuk, terus melihat orang lain kerepotan bawa barang tapi dalam hati cuma bisa membatin, "Duh, ribet banget, sih!"? Padahal dulu kamu tipe orang yang mudah tergerak dan peka sama keadaan sekitar. Fenomena makin cuek dan lelah secara emosional ini bukan berarti kamu mendadak jadi orang jahat, kok.
Tanpa disadari, alasan empathy burnout bikin kamu pelan-pelan kehilangan empati sering berasal dari ritme hidup perkotaan yang kelewat cepat dan menuntut kamu untuk terus bertahan hidup setiap harinya. Kalau kondisi mental yang kelelahan ini terus kamu biarkan tanpa jeda, kapasitas emosionalmu bakal makin terkuras habis sampai gak tersisa. Dampaknya gak main-main, kamu bisa semakin terasing dari lingkungan sosial, gampang terdistraksi konflik, dan rasanya makin sulit membangun hubungan yang tulus dengan orang-orang terdekat. Seiring dengan momen Hari Kemanusiaan Sedunia pada 19 Agustus, simak alasan yang bikin kamu mulai kehilangan empati berikut.
