Ilustrasi aspirational clutter (pexels.ocm/Ron Lach)
Memang sulit untuk menyingkirkan barang-barang yang membangkitkan aspirasi. Akan tetapi, tips singkat ini dapat membantumu dalam membereskan rumah.
Identifikasi kekacauan
Fokuslah pada satu zona atau ruangan dalam satu waktu. Luangkan waktu untuk mengidentifikasi barang-barang yang berantakan di rumah, yang sebenarnya ingin kamu singkirkan. Tanda-tandanya adalah barang-barang yang masih berada di dalam kotak, tidak terpakai, atau disimpan untuk masa mendatang.
Tetapkan batas waktu
Setelah mengidentifikasi barang-barang yang tidak perlu, atur waktu. Misalnya, 30 hari untuk menghabiskan satu jam menggunakan barang-barang yang ingin kamu pakai. Misalnya, gunakanlah mesin jahit dengan menonton tutorialnya. Jika kamu tidak dapat meluangkan waktu satu jam untuk memakai barang tersebut, sudah saatnya untuk membuang!
Cobalah dulu sebelum memutuskan
Banyak hobi membutuhkan berbagai macam aksesori pendukung. Jadi, sebelum terjun sepenuhnya ke aktivitas atau hobi baru, cobalah dulu, dan kemudian beri dirimu ruang. Tanyakan pada diri: “Daripada membeli mesin pembuat es krim atau mesin jahit, bisakah kamu mencari kelas lokal untuk mencari pengalaman?”
Buat batasan kategori
Saat merapikan, tetapkan batasan untuk setiap "kategori" di rumah. Misalnya, kamu hanya mengizinkan dirimu memiliki satu atau dua (jangan empat) peralatan dapur, hobi, seni, atau peralatan olahraga/kebugaran yang "diinginkan".
Nah, itulah penjelasan singkat dari istilah aspirational clutter yang bisa menambah wawasan, Jadi, kamu termasuk yang suka menyimpan barang-barang, gak, nih?