"Kelembapan ideal untuk kertas adalah 40-55 persen. Kelembapan ekstrem di dekat sela jendela saat hujan deras memicu proses cellulose hydrolysis (pemutusan ikatan serat kertas oleh molekul air), yang menyebabkan kertas bergelombang, tinta luntur, dan memicu noda cokelat," dilansir Printcouncil dalam artikel berjudul "Care of an Art Paper".
5 Barang yang Harus Dijauhkan dari Jendela saat Hujan Deras

- Dokumen, buku, foto, dan karya berbahan kertas perlu dijauhkan dari jendela karena percikan serta kelembapan dapat membuatnya bergelombang, tinta luntur, dan bernoda.
- Tanaman tertentu seperti kaktus, lidah buaya, Echeveria, dan sukulen berisiko mengalami pembusukan akar bila terkena air hujan berlebih, terutama pada pot berdrainase buruk.
- Furnitur kayu, sofa atau karpet, serta perangkat elektronik rentan rusak akibat kelembapan dan cipratan air; elektronik yang basah juga dapat menimbulkan risiko keselamatan.
Hujan deras biasanya bikin kita buru-buru menutup jendela supaya air gak masuk ke dalam rumah. Namun, satu hal yang sering terlupakan adalah barang-barang yang sudah telanjur diletakkan di dekat jendela. Padahal, percikan air atau udara lembap dari luar bisa ikut memengaruhi kondisi barang tersebut.
Beberapa benda bahkan lebih rentan terhadap kelembapan dan air. Kalau dibiarkan terlalu dekat dengan jendela saat hujan deras, barang bisa lembap, berubah bentuk, rusak, bahkan berjamur. Supaya gak menyesal setelah hujan reda, berikut lima barang yang sebaiknya dipindahkan sementara!
1. Dokumen dan barang berbahan kertas

ilustrasi dokumen perjalanan (unsplash.com/Kit (formerly ConvertKit)) Dokumen penting, buku, foto, hingga karya seni berbahan kertas sebaiknya gak diletakkan di dekat jendela saat hujan deras. Percikan air yang masuk atau kelembapan tinggi bisa membuat kertas menyerap air dan mengalami perubahan pada kondisi fisiknya. Hal ini terutama perlu diperhatikan untuk dokumen atau barang kertas yang ingin disimpan dalam jangka panjang.
2. Tanaman hias tertentu

tanaman hias lidah mertua (magnific.com/magnific) Tanaman hias memang bisa ditempatkan dekat jendela untuk mendapatkan cahaya, tetapi posisinya perlu diperhatikan ketika hujan deras. Air hujan yang masuk terus-menerus bisa membuat media tanam terlalu basah, terutama kalau pot memiliki drainase yang kurang baik.
“Terlalu banyak air dapat menyebabkan pembusukan akar. Pastikan pot memiliki lubang drainase yang baik dan pertimbangkan untuk meninggikan pot agar air gak menggenang," terang artikel berjudul "How to Protect Your Potted Plants from Extreme Weather" dari We the Wild.
Beberapa tanaman hias yang gak bisa mendapatkan terlalu banyak air antara lain kelompok kaktus, lidah buaya, Echeveria, dan Sukulen Kelopak. Dicatat, ya!
3. Furnitur berbahan kayu

ilustrasi dua kursi kayu (freepik.com/freepik) Meja, kursi, rak, atau furnitur kayu juga sebaiknya gak terlalu dekat dengan jendela yang berpotensi terkena cipratan air. Hal ini karena bersifat higroskopis yang dapat menyerap kelembapan sehingga bentuk dan permukaannya bisa berubah.
"Ketika menyerap kelembapan, kayu dapat mengembang dan menyebabkan furnitur melengkung, retak, atau sambungannya menjadi longgar," demikian dilansir artikel Taking Care of Your Wooden Furniture During the Rainy Season dalam Vista Land International Marketing, Inc.
4. Sofa dan furnitur berlapis kain

potret wanita bersantai di atas sofa (unsplash.com/James Forbes) Bukan cuma kayu yang rentan terhadap air. Sofa, kursi kain, karpet, dan furnitur dengan bantalan juga sebaiknya dijauhkan dari jendela ketika hujan deras. Furnitur berlapis kain memiliki material yang berpori sehingga kain, bantalan, dan bagian dalamnya dapat menyimpan kelembapan. Bahkan, bagian yang terlihat sudah kering belum tentu benar-benar bebas dari air di bagian dalam
“Meskipun sudah dilap pakai kain atau dikeringkan pakai kipas angin, air yang telanjur meresap ke dalam busa dan bantalan kursi susah untuk hilang kalau tidak pakai alat pengering khusus. Mencoba menyelamatkan sendiri perabot berbahan kain yang sudah basah kuyup sering kali menyisakan kontaminasi tersembunyi di dalamnya," papar artikel berjudul Water Damaged Furniture: What You Need to Know About Restoration dari Biosweep Southeast.
5. Barang elektronik

ilustrasi seorang wanita yang fokus bekerja dengan laptop (pexels.com/Pexels) Laptop, televisi, speaker, konsol game, charger, hingga perangkat elektronik lainnya juga jangan diletakkan terlalu dekat dengan jendela ketika hujan deras. Air yang masuk melalui jendela bisa mengenai perangkat atau kabel yang terhubung ke sumber listrik.
"Risikonya bukan cuma perangkat menjadi rusak. Perangkat elektronik yang terkena air juga dapat menimbulkan risiko keselamatan, sehingga sebaiknya dijauhkan dari area yang berpotensi basah ketika cuaca ekstrem," demikian disebutkan dalam artikel "How to protect your devices during monsoons" di New Indian Express.
Demikian 5 barang yang perlu dijauhkan dari jendela saat hujan deras. Semoga bermanfaat buatmu!






















