Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Berapa Biaya Pengeluaran Realistis untuk Nonton Konser KPop?

Berapa Biaya Pengeluaran Realistis untuk Nonton Konser KPop?
ilustrasi nonton konser KPop (unsplash.com/Chris Tan)
Intinya Sih

  • Penonton menentukan kategori tiket sesuai posisi dan fasilitas

  • Penonton Jabodetabek mengeluarkan biaya tambahan paling minimal

  • Penonton luar daerah mengalokasikan biaya perjalanan dan penginapan

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Euforia konser KPop sering terlihat glamor di media sosial, padahal urusan biaya konser jauh lebih kompleks daripada sekadar harga tiket. Banyak orang hanya menghitung nominal tiket, lalu kaget ketika total pengeluaran membengkak setelah acara selesai.

Padahal, jika dirinci sejak awal, anggaran nonton konser bisa dipetakan dengan cukup rasional tanpa harus merasa tertinggal dari standar siapa pun. Tulisan ini merangkum gambaran realistis berdasarkan beberapa skenario umum agar perhitungan terasa lebih masuk akal dan tidak sekadar ikut arus. Berikut rincian yang perlu dipahami sebelum memutuskan war tiket.

1. Penonton menentukan kategori tiket sesuai posisi dan fasilitas

ilustrasi nonton konser KPop
ilustrasi nonton konser KPop (unsplash.com/Thomas Lamars)

Harga tiket konser KPop di Indonesia umumnya terbagi menjadi tiga lapisan utama, yaitu VIP, kategori menengah setelah VIP, serta kategori termurah. Untuk konser skala stadion, tiket VIP biasanya berada di kisaran Rp3 juta–Rp4,5 juta tergantung artis dan fasilitas seperti soundcheck (menonton artis soundcheck secara langsung) atau send-off (sesi khusus di mana penggemar dapat melihat atau menyapa idola mereka secara langsung dari dekat sesaat setelah konser usai). Kategori menengah seperti CAT 1–CAT 3 rata-rata berada pada rentang Rp1,5 juta–Rp2,8 juta dengan pilihan duduk atau berdiri. Sementara kategori termurah sering berada di angka Rp900 ribu–Rp1,2 juta dengan posisi umumnya berada di tribun yang jauh dari panggung.

Di luar harga dasar tersebut, ada tambahan pajak dan biaya layanan yang biasanya berkisar 10–20 persen dari harga tiket. Artinya, tiket VIP Rp4 juta bisa berakhir sekitar Rp4,6 juta setelah biaya tambahan. Jika menggunakan jasa titip (jastip) pembelian tiket, biasanya ada tambahan biaya sekitar Rp250 ribu–Rp800 ribu per tiket, tergantung tingkat kesulitan war dan reputasi penyedia jasa. Banyak penonton yang baru ingin nonton konser sering tidak menyadari hal ini sehingga merasa selisih harga cukup mengejutkan saat pembayaran. Memahami selisih biaya sejak awal membantu menentukan kategori yang paling masuk akal sesuai kondisi finansial.

2. Penonton Jabodetabek mengeluarkan biaya tambahan paling minimal

ilustrasi KRL
ilustrasi KRL (unsplash.com/Faisal Hanafi)

Bagi yang tinggal di Jabodetabek, pengeluaran terbesar setelah tiket biasanya hanya transportasi dan konsumsi. Biaya transportasi menggunakan KRL, MRT, atau transportasi daring rata-rata berada di kisaran Rp50 ribu–Rp200 ribu pulang pergi. Konsumsi selama hari konser juga relatif sederhana, biasanya berkisar Rp100 ribu –Rp250 ribu tergantung lokasi venue. Banyak penonton memilih pulang di hari yang sama sehingga tidak perlu biaya penginapan.

Namun, ada biaya tambahan yang sering tidak diperhitungkan, seperti parkir mahal di area stadion atau pembelian merchandise resmi di lokasi konser. Pengeluaran spontan ini bisa mencapai Rp300 ribu–Rp1 juta tergantung jenis barang yang dibeli. Jika dijumlahkan, total biaya realistis penonton Jabodetabek biasanya berada di kisaran Rp2 juta–Rp6 juta tergantung kategori tiket.

3. Penonton luar daerah mengalokasikan biaya perjalanan dan penginapan

ilustrasi pesawat
ilustrasi pesawat (unsplash.com/Fasyah Halim)

Penonton dari luar Jabodetabek menghadapi komponen biaya paling besar di sektor transportasi dan akomodasi. Tiket pesawat domestik pulang pergi menuju Jakarta biasanya berada di kisaran Rp1,5 juta–Rp3,5 juta tergantung kota asal dan waktu pembelian. Alternatif kereta jarak jauh berada pada kisaran Rp400 ribu–Rp1,2 juta. Penginapan hotel dekat venue rata-rata berada di angka Rp300 ribu–Rp800 ribu per malam.

Biaya makan selama dua hari biasanya berkisar Rp300 ribu–Rp600 ribu. Jika semua komponen digabungkan dengan tiket konser, total biaya realistis penonton luar daerah bisa mencapai Rp4 juta–Rp10 juta bahkan lebih. Angka tersebut menjadi lebih tinggi jika perjalanan dilakukan dari luar pulau dengan penerbangan jarak jauh atau memilih akomodasi yang lebih nyaman misal hotel berbintang. Angka di atas juga bisa ditekan lebih rendah bila mau naik kereta yang ekonomi yang harganya lebih masuk kantong, naik travel atau bus antar kota antar provinsi.

4. Penonton menekan biaya dengan sistem open trip atau sharing perjalanan

ilustrasi open trip
ilustrasi open trip (unsplash.com/Jalal Kelink)

Open trip menggunakan bus atau kendaraan sewaan bersama sering menjadi pilihan untuk menghemat pengeluaran. Paket perjalanan dari kota sekitar Pulau Jawa menuju Jakarta biasanya berada di kisaran Rp400 ribu–Rp900 ribu sudah termasuk transportasi pulang pergi. Beberapa paket juga mencakup penginapan sederhana dengan sistem berbagi kamar untuk transit. Cara ini banyak dipilih karena biaya jauh lebih terkendali dibanding melakukan perjalanan secara mandiri.

Namun, sistem perjalanan bersama memiliki keterbatasan waktu karena jadwal ditentukan penyelenggara sehingga waktunya lebih mepet. Penonton juga harus menyesuaikan dengan kenyamanan perjalanan yang cukup panjang. Meski begitu, total biaya nonton konser dengan open trip biasanya dapat ditekan pada kisaran Rp2,5 juta–Rp5,5 juta termasuk tiket kategori menengah.

5. Penonton menyiapkan biaya outfit dan penampilan sebelum konser

ilustrasi outfit nonton konser KPop
ilustrasi outfit nonton konser KPop (unsplash.com/Seongil Park)

Persiapan penampilan sering dianggap kecil, padahal jumlahnya bisa cukup besar. Banyak penonton membeli outfit baru bertema warna fandom atau gaya panggung idola dengan biaya rata-rata Rp200 ribu–Rp1 juta. Tambahan biaya makeup, baik mandiri maupun menggunakan jasa profesional, biasanya berada di kisaran Rp150 ribu–Rp500 ribu. Beberapa juga menyiapkan aksesori seperti lightstick resmi yang harganya bisa mencapai Rp600 ribu–Rp1 juta.

Jika seluruh kebutuhan penampilan dihitung, total biaya tambahan bisa mencapai Rp500 ribu–Rp2 juta. Besaran ini sangat bergantung pada preferensi masing-masing penonton. Ada yang memilih tampil sederhana, ada pula yang ingin tampil maksimal demi pengalaman lebih berkesan. Bila ingin tampil maksimal, jelas biaya yang dikeluarkan akan jauh lebih banyak lagi.

Menonton konser KPop sebenarnya tidak memiliki patokan tertentu atau angka biaya tunggal karena setiap orang memiliki prioritas berbeda. Kisaran realistis umumnya berada di rentang Rp2 juta hingga Rp10 juta tergantung lokasi tempat tinggal, kategori tiket, serta persiapan. Perhitungan rinci sejak awal membuat pengalaman tetap menyenangkan tanpa rasa terbebani. Jika kesempatan menonton artis favorit datang, berapa anggaran yang paling masuk akal untuk disiapkan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hella Pristiwa
EditorHella Pristiwa
Follow Us

Latest in Life

See More