Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bosan Gym Konvensional? Coba HYROX, Olahraga Penuh Tantangan!
ilustrasi kompetisi atletik (pexels.com/Ardit Mbrati)
  • Hyrox menggabungkan lari sejauh total 8 km dengan delapan jenis latihan intens, menantang stamina, kekuatan, dan mental peserta dalam satu kompetisi kebugaran global.
  • Berbeda dari gym konvensional yang repetitif, hyrox menawarkan variasi gerakan dan sensasi kompetitif yang membuat olahraga terasa lebih seru dan tidak membosankan.
  • Aspek komunitas jadi daya tarik utama hyrox karena atmosfernya suportif dan terbuka untuk semua kalangan melalui berbagai kategori sesuai usia serta tingkat kebugaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Belakangan ini, HYROX jadi tren dikalangan game changer dan masyarakat urban, termasuk anak muda. Bagaimana gak challenging? Sebab, olahraga ini memadukan lari dan berbagai latihan intens lainnya yang siap menguji stamina sekaligus kekuatan mental peserta dalam satu waktu.

Bagi kamu yang mungkin bosan dengan gym konvensional, HYROX bisa jadi pilihan yang tepat untuk melatih kebugaran. Olahraga ini dinamis dan memacu adrenalin. Dengan HYROX, olahraga berat jadi terasa menyenangkan melalui festival kebugaran yang penuh energi dan antusiasme itu.

1. HYROX adalah kombinasi lari dan fitness

ilustrasi orang melakukan kompetisi fitness (pexels.com/Ardit Mbrati)

Bagi yang belum familier dengan istilah ini, HYROX merupakan kompetisi olahraga yang memadukan lari dan latihan kekuatan dalam satu rangkaian yang terstruktur. Karena perpaduan ini, HYROX amat menguji kemampuan tubuh secara menyeluruh, mulai dari stamina, kekuatan, hingga ketahanan mental.

Konsep kompetisi olahraga ini sederhana dan formatnya tetap di seluruh dunia, yakni peserta harus menyelesaikan 8 ronde. Setiap ronde terdiri dari lari sejauh 1 kilometer kemudian diikuti dengan satu jenis workout di stasiun khusus. Ini berarti kamu harus menempuh 8 km lari dan menyelesaikan 8 jenis latihan berbeda dalam satu waktu. Bayangkan saja, kamu baru menyelesaikan sprint 1 kilometer, lalu harus langsung beralih menarik tali beban denagn kecepatan tinggi di stasiun SkiErg. Ini baru 1 stasiun, belum stasiun-stasiun yang lain, seperti Sled Push, Sled Pull, Burpee Broad Jumps, Rowing, Farmers Carry, Sandbag Lunges, dan Wall Balls.

2. Kenapa gym konvensional mulai terasa membosankan?

ilustrasi orang mengangkat beban (pexels.com/Ardit Mbrati)

Di gym, kamu hanya perlu menggunakan berbagai macam peralatan dan fasilitas yang ada, seperti angkat beban dan peralatan kardiovaskular. Gym membuat seseorang bisa fokus pada aspek kebugaran tertentu, seperti meningkatkan massa otot, meningkatkan kesehatan jantung, gaya hidup sehat, atau fleksibilitas.

Namun, fokus yang spesifik dan repetitif inilah yang barangkali menjadikan rutinitas gym terasa membosankan bagi sebagian orang, terlebih bagi mereka yang suka tantangan. Berbeda dengan HYROX yang menawarkan variasi gerakan dalam satu sesi. Di arena HYROX, kamu gak akan menemukan momen menunggu giliran alat. Bagi mereka yang suka tantangan, gabungan lari dan latihan fungsional memberikan kepuasan yang jauh lebih mendalam, baik secara fisik maupun mental.

3. Aspek sosial dalam demam hyrox

ilustrasi orang melakukan kompetisi fitness (pexels.com/Ardit Mbrati)

Salah satu daya tarik HYROX adalah aspek komunitasnya yang kuat dan suportif. Gym konvensional terkadang terasa individualis karena fokus pada diri sendiri. HYROX justru didesain menjadi olahraga komunal yang bisa merangkul semua orang. Meskipun HYROX adalah kompetisi olahraga, kamu justru gak akan merasa berjuang sendirian di sini. Sebab, energi positif dari sesama peserta dan penonton akan mengalir sepanjang perlombaan berlangsung.

4. HYROX sebagai “The Fitness Racing for Every Body”

ilustrasi orang berolahraga (pexels.com/Johnny Garcia)

TaglineThe Fitness Racing for Every Body” melekat erat dalam olahraga ini. Banyak orang menjuluki HYROX demikian. Kenapa? Sebab, kompetisi ini terbuka untuk semua gender dan semua orang. Gak seperti olahraga ekstrem yang memerlukan keahlian tingkat tinggi, gerakan di HYROX didasarkan pada pola gerakan fitness. Kompetisi ini didesain agar bisa diakses oleh siapa saja yang punya kemauan untuk mencoba. Dilansir laman RedBull, kompetisi di HYROX dibagi jadi berbagai kategori berdasarkan usia dan tingkat kebugaran seperti berikut.

  • Terbuka (reguler): Cocok untuk sebagian besar peserta

  • Pro: Beban yang lebih tinggi dan standar yang lebih ketat

  • Ganda: Tim yang terdiri dari dua atlet

HYROX juga aman kalau dilakukan dengan teknik yang benar. Risiko cedera umumnya terjadi karena gerakan yang salah, kurangnya pemanasan, dan terlalu memaksakan diri.

Maraknya demam HYROX di perkotaan jadi bukti nyata kalau masyarakat kita aware terhadap kesehatan dan mendambakan sesuatu yang lebih dari sekadar rutinitas kebugaran yang monoton. Jadi, kalau kamu mulai bosan dengan gym, kamu bisa nih mencoba ikut HYROX. Sebelum ikut bertanding, jangan lupa untuk latihan, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article