Diskusi di tempat kerja idealnya menjadi ruang bertukar ide yang sehat dan seimbang. Namun, realitasnya sering berbeda ketika ada satu rekan yang terlalu dominan dan cenderung menguasai percakapan. Situasi seperti ini bisa membuat suasana kurang nyaman dan ide-ide lain tenggelam sebelum sempat tersampaikan.
Menghadapi karakter dominan bukan perkara mudah, apalagi jika posisinya cukup berpengaruh dalam tim. Reaksi emosional justru berpotensi memperkeruh suasana dan mengganggu profesionalitas. Diperlukan pendekatan yang tenang, strategis, dan tetap elegan agar diskusi tetap produktif. Yuk, simak cara-cara cerdas menghadapi rekan kerja dominan tanpa kehilangan wibawa!
