Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Cara Merawat Kubis di Polybag agar Daunnya Tebal dan Segar

5 Cara Merawat Kubis di Polybag agar Daunnya Tebal dan Segar
ilustrasi tanaman kubis (generated image by ChatGPT/Mutiatuz Zahro)
Intinya Sih
  • Menanam kubis di polybag cocok untuk lahan sempit, asalkan kebutuhan air, nutrisi, sinar matahari, dan pengendalian hama terpenuhi secara rutin.
  • Penyiraman teratur, pemupukan seimbang, serta pencahayaan cukup menjadi kunci agar daun kubis tumbuh tebal dan segar.
  • Penggemburan media tanam, pembersihan gulma, dan kontrol hama berkala membantu akar berkembang optimal sehingga hasil panen lebih maksimal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Menanam kubis di polybag menjadi pilihan praktis bagi siapa saja yang memiliki lahan terbatas. Meski media tanamnya tidak seluas kebun, kubis tetap dapat tumbuh subur asalkan mendapatkan perawatan yang tepat.

Kunci keberhasilannya terletak pada pemenuhan kebutuhan air, nutrisi, sinar matahari, dan pengendalian hama secara rutin. Dengan perawatan yang konsisten, tanaman akan menghasilkan daun yang tebal, segar, dan membentuk krop yang padat. Berikut lima cara merawat kubis di polybag agar hasil panennya lebih maksimal.

1. Siram secara teratur, tapi jangan berlebihan

https://www.pexels.com/id-id/foto/tangan-air-cairan-memegang-4870799/
ilustrasi menyiram tanaman (pexels.com/Karola G)

Kubis membutuhkan kelembapan yang stabil untuk mendukung pertumbuhan daun. Penyiraman sebaiknya dilakukan setiap pagi. Sedangkan pada musim kemarau dapat ditambah pada sore hari jika media tanam mulai mengering.

Hindari menyiram secara berlebihan karena air yang menggenang dapat memicu pembusukan akar. Pastikan polybag memiliki lubang drainase yang cukup agar kelebihan air dapat keluar dengan mudah. Media yang lembap, tetapi tidak becek, akan membantu akar menyerap nutrisi secara optimal.

2. Berikan pupuk secara berkala

https://www.pexels.com/id-id/foto/tangan-memegang-pupuk-granular-di-luar-ruangan-31673795/
ilustrasi pupuk (pexels.com/Kashif Shah)

Tanaman kubis memerlukan pasokan unsur hara yang cukup selama masa pertumbuhan. Gunakan pupuk kompos atau pupuk kandang yang sudah matang sebagai sumber nutrisi organik. Selain itu, pupuk NPK dapat diberikan dalam dosis ringan setiap dua hingga tiga minggu sekali untuk menunjang pertumbuhan daun.

Hindari pemberian pupuk secara berlebihan karena justru dapat membuat tanaman stres. Pemupukan yang seimbang akan menghasilkan daun berwarna hijau segar, lebih tebal, dan pertumbuhan tanaman menjadi lebih seragam.

3. Letakkan polybag di area yang mendapat sinar matahari

https://chatgpt.com/s/m_6a50ba7817208191a0cdfbb51bbb652b
ilustrasi tanaman kubis (generated image by ChatGPT/Mutiatuz Zahro)

Kubis memerlukan paparan sinar matahari sekitar enam hingga delapan jam setiap hari. Cahaya matahari berperan penting dalam proses fotosintesis sehingga tanaman mampu menghasilkan daun yang sehat. Letakkan polybag di tempat yang terbuka dan tidak terhalang bangunan maupun pepohonan.

Jika intensitas cahaya kurang, pertumbuhan kubis cenderung lambat dan daun menjadi tipis. Posisi polybag juga dapat diputar sesekali agar seluruh bagian tanaman memperoleh sinar secara merata.

4. Rutin mengendalikan hama dan penyakit

https://chatgpt.com/s/m_6a50b820fc6881918f009ebbfe72b5c1
ilustrasi tanaman kubis (generated image by ChatGPT/Mutiatuz Zahro)

Hama seperti ulat, kutu daun, dan siput sering menyerang tanaman kubis. Periksa bagian bawah daun secara rutin karena hama biasanya bersembunyi di area tersebut. Jika ditemukan serangan ringan, hama dapat diambil secara manual.

Untuk pencegahan, semprotkan pestisida nabati dari campuran bawang putih atau daun mimba sesuai kebutuhan. Selain itu, segera buang daun yang menguning atau terserang penyakit agar infeksi tidak menyebar ke bagian tanaman lainnya. Perawatan rutin akan menjaga daun tetap segar dan bebas kerusakan.

5. Gemburkan media tanam dan bersihkan gulma

https://chatgpt.com/s/m_6a50b939d33881918d29b21cbccd8092
ilustrasi tanaman kubis (generated image by ChatGPT/Mutiatuz Zahro)

Media tanam yang padat dapat menghambat pertumbuhan akar. Oleh karena itu, lakukan penggemburan secara perlahan di sekitar tanaman setiap beberapa minggu sekali tanpa merusak akar. Bersamaan dengan itu, cabut gulma yang tumbuh di dalam polybag karena gulma akan bersaing menyerap air dan nutrisi.

Media tanam yang gembur memiliki sirkulasi udara lebih baik sehingga akar berkembang dengan optimal. Tanaman yang memiliki akar sehat akan mampu menyerap unsur hara lebih efektif dan menghasilkan daun yang tebal, segar, serta berkualitas.

Merawat kubis di polybag sebenarnya tidak sulit jika dilakukan secara rutin. Penyiraman yang tepat, pemupukan seimbang, pencahayaan yang cukup, pengendalian hama, serta perawatan media tanam merupakan kombinasi penting untuk memperoleh hasil terbaik. Dengan menerapkan lima cara tersebut, kubis dapat tumbuh sehat, membentuk krop yang padat, dan siap dipanen dengan kualitas yang memuaskan meskipun ditanam di lahan yang terbatas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian

Related Articles

See More