Setiap kali mendapatkan kenaikan gaji atau bonus tahunan, wajarnya kita merasa lega dan sedikit lebih rileks. Namun, apakah kamu justru merasakan hal sebaliknya? Bukannya tenang, saldo yang bertambah malah bikin kamu makin cemas, takut kehabisan uang, dan merasa diri masih sangat "kurang" secara finansial? Jika perasaan ini terus membayangi, kamu mungkin tidak sedang menghadapi masalah keuangan riil, melainkan kondisi psikologis yang dikenal sebagai Money Dysmorphia.
Istilah ini menggambarkan ketidakmampuan seseorang untuk melihat kondisi finansialnya secara objektif. Pikiranmu terus-menerus memproyeksikan rasa takut akan kemiskinan, padahal fakta di rekening bank menunjukkan bahwa kamu baik-baik saja. Agar lebih paham, yuk, kenali lima tandanya berikut ini!
