Di tengah kebiasaan membuka laptop sejak pagi dan menyimpan hampir semua pekerjaan di aplikasi, sekarang ini ada satu benda sederhana yang mulai kembali muncul di meja kerja, notebook. Buku catatan yang biasanya sering digunakan saat zaman sekolah kini justru dipakai untuk mencatat agenda meeting, membuat to-do list, menampung ide dadakan, hingga sekadar mencoret-coret saat sedang berpikir.
Menariknya, notebook sekarang gak selalu dipilih hanya karena fungsinya saja. Bentuk, warna, sampul, sampai cara mengisinya pun ikut menjadi alasan buku tersebut dipilih untuk mengerjakan pekerjaan. Di tengah rutinitas yang hampir seluruhnya berlangsung di depan layar, menulis di atas kertas memberikan pengalaman yang lebih personal dan terasa berbeda. Beberapa anak muda pun kini mulai tertarik menggunakan notebook kembali untuk pekerjaannya.
