Menilai kemajuan diri terkadang jauh lebih sulit daripada melihat perkembangan orang lain karena kita menjalani setiap prosesnya secara langsung. Perubahan kecil yang terjadi dari hari ke hari mudah terlewat, sementara kegagalan atau kekurangan justru sering terasa jauh lebih menonjol. Akibatnya, muncul perasaan seolah hidup masih berjalan di tempat meski sebenarnya sudah ada banyak hal yang berhasil dilalui.
Kemajuan diri juga gak selalu berbentuk pencapaian besar yang dapat diperlihatkan kepada orang lain. Cara menghadapi masalah, kemampuan mengelola emosi, kebiasaan yang semakin sehat, hingga keberanian mengambil keputusan dapat menjadi bagian dari perkembangan yang bermakna. Daripada terus membandingkan diri dengan pencapaian orang lain, yuk mulai melihat perjalanan pribadi melalui beberapa cara yang lebih objektif berikut ini!
