Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Homesick di Perantauan? Coba 5 Tips agar Tak Merasa Sendiri
Ilustrasi homesick (pixabay.com/AegeanBlue)
  • Homesick kerap dialami perantau akibat tuntutan mandiri, adaptasi budaya, dan hilangnya suasana yang familiar dari rumah.
  • Perantau dapat membangun kenyamanan dengan menjelajahi kota, menjalankan hobi, serta mencari makanan favorit untuk mengisi waktu dan mengenal lingkungan baru.
  • Bergabung dengan komunitas membuka peluang aktivitas dan teman baru, sementara menghubungi keluarga, sahabat, atau layanan konseling dianjurkan saat perasaan terasa berat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bagi banyak orang, merantau merupakan pengalaman yang terasa berat terutama bagi yang baru pertama kali melakukannya. Tantangan-tantangan yang dihadapi di perantauan juga beragam, mulai dari tuntutan untuk hidup mandiri, adaptasi dengan budaya setempat hingga homesick. Homesick adalah istilah yang umum digunakan untuk menyebut perasaan rindu pada rumah. Homesick banyak terjadi pada perantau karena hilangnya familiaritas yang biasa didapatkan di rumah. Jika kamu adalah anak rantau, berikut adalah tips untuk mengatasi perasaan homesick.

1. Menjelajahi Kota Perantauan

Gambar jalanan kota yang dipadati oleh pejalan kaki (pexels.com/Jeremy de Blok)

Setelah sampai di perantauan, tak ada salahnya untuk berkeliling kota. Kamu bisa memulai dengan berjalan-jalan di dekat kost/tempat tinggal. Hal tersebut dapat membantumu merasa familiar dan akrab dengan lingkungan sekitar. Selanjutnya, cobalah untuk mengelilingi kota dan melihat tempat-tempat favorit yang ada di kota tersebut. Jika kamu memiliki teman di kota yang sama, kamu bisa mengajak temanmu sekaligus.

2. Menjalankan Hobi

Seorang perempuan sedang menonton film di bioskop (pexels.com/cottonbro studio)

Jangan lupa untuk melakukan segala aktivitas yang kamu suka. Bacalah buku-buku karangan penulis idolamu. Pergilah menonton film yang sedang tayang di bioskop. Cobalah berbagai resep makanan yang sedang ingin kamu makan. Dengan menjalankan hobi, kamu akan lebih menikmati waktumu di kota perantauan.

3. Mencoba Makanan-Makanan Favorit

Vendor makanan jalanan di pasar (pexels.com/Th2city Santana)

Tips selanjutnya adalah dengan mencoba makanan-makanan favoritmu di kota perantauan. Mencicip makanan favorit mungkin dapat sedikit mengobati rasa rindumu pada rumah. Tanyakan rekomendasi makanan enak di media sosial atau pada teman di kota yang sama. Untuk mengisi waktu kosongmu, kamu boleh membuat jurnal kecil-kecilan yang merangkum perjalananmu dalam mencari makanan terenak di kota tersebut.

4. Bergabung dengan Komunitas

Sekelompok orang sedang berkumpul di festival budaya (pexels.com/Ahmad Shakir Shamsulbadri)

Bagi banyak anak rantau, cara paling efektif untuk mengobati homesick adalah dengan menyibukkan diri dalam berbagai jenis kegiatan. Jika kamu ingin mengikuti kegiatan di kota perantauan, mulailah dengan mencari komunitas yang ada di kota tersebut. Biasanya, kamu akan dengan mudah menemukannya di media sosial. Di banyak kota besar yang ada di Indonesia, komunitas yang banyak dijumpai umumnya seputar olahraga, sosial dan kreatif.

Bukan hanya itu, manfaat lain yang juga bisa kamu dapatkan setelah bergabung dengan komunitas adalah mengenal teman-teman baru yang sefrekuensi. Namun, pastikan untuk mengecek terlebih dahulu jenis dan jadwal kegiatan yang ada pada komunitas tersebut supaya tidak mengganggu kegiatanmu yang lain. Jika masih ragu untuk mengikuti komunitas, jangan malu untuk bertanya terlebih dahulu pada orang lain yang memiliki pengalaman.

5. Jangan Malu untuk Menghubungi Orang Terdekat dan Meminta Bantuan

Seseorang sedang melakukan panggilan video (pexels.com/Vitaly Gariev)

Yang paling penting, jangan malu untuk menghubungi orang terdekat. Hubungi keluarga dan sahabat-sahabatmu, ceritakan kabarmu di kota perantauan. Rasa rindu terhadap rumah atau orang-orang tersayang adalah hal yang sangat lumrah dialami mereka yang baru pergi merantau. Mungkin, yang kamu butuhkan adalah mendengar suara orang tuamu atau dukungan emosional dari sahabatmu.

Namun, jika yang kamu alami terasa terlalu berat, jangan ragu untuk bercerita dan meminta bantuan. Ceritakanlah apa yang kamu rasakan kepada orang yang kamu percayai. Kamu juga dapat pergi ke layanan konseling yang tersedia di kota perantauan atau menggunakan layanan konseling online dari lembaga terpercaya.

Setelah membaca tips-tips di atas, semoga kamu bisa mudah beradaptasi dan merasa nyaman di kota perantauan. Jangan bimbang untuk menjalankan dan memerhatikan tips-tips tersebut jika kamu merasa homesick.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article