Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apakah Harus Membaca Surat Ad-Duha Saat Salat Duha?

Apakah Harus Membaca Surat Ad-Duha Saat Salat Duha?
Ilustrasi salat (pexels.com/Zeynep Sude Emek)
  • Membaca Surat Ad-Duha saat salat duha tidak wajib; salat tetap sah dengan surah pendek lain yang dihafal, sementara Al-Fatihah menjadi bacaan wajib setiap rakaat.
  • Sejumlah ulama menganjurkan Asy-Syams pada rakaat pertama dan Ad-Duha pada rakaat kedua, berdasarkan riwayat yang kekuatannya diperselisihkan sehingga tidak berstatus wajib.
  • Dua rakaat salat duha disebut mencukupi sedekah bagi seluruh persendian tubuh setiap pagi, melalui nilai tasbih, tahmid, tahlil, takbir, amar makruf, dan nahi munkar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Salat duha adalah saah satu salat sunah yang sangat dianjurkan. Dikerjakan minimal 2 rakaat pada pagi hari saat matahari mulai naik hingga menjelang zuhur, ibadah ini memiliki keutamaan besar seperti pembuka rezeki.

Di sisi lain, kita tahu bahwa ada surat Ad-Duha yang artinya waktu matahari naik sepenggalahan. Sama-sama menggunakan tema waktu Duha, lantas apakah surat Ad-Duha tersebut harus dibaca saat salat duha? Cari tahu di sini!

  1. 1. Apakah harus membaca surat Ad-Duha saat salat duha?

    Ilustrasi salat
    Ilustrasi salat (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

    Jika ada pertanyaan, apakah harus membaca surat Ad-Duha saat salat duha, jawabannya tidak harus. Membaca surat tersebut tidak wajib dan salat kamu tetap sah meskipun menggunakan surat pendek lainnya yang dihafal. Satu-satunya bacaan surat yang wajib dalam setiap salat adalah surat Al-Fatihah.

    Umat Islam yang menjalankan ibadah salat duha diperbolehkan untuk membaca surah lainnya yang dirasa sesuai dengan apa yang dapat mereka hafal. Hal ini penting agar setiap orang yang melaksanakan salat duha merasa nyaman dengan bacaan yang dipilih masing-masing individu.

  2. 2. Apakah ada surat yang dianjurkan dibaca pada salat duha?

    Ilustrasi membaca Al-Qur'an
    Ilustrasi membaca Al-Qur'an (pexels.com/Rizky Sabriansyah)

    Salat duha secara umum sama dengan salat sunnah lainnya. Tidak ada bacaan khusus yang wajib dibaca, tetapi memang ada beberapa surah yang dianjurkan.

    Dikutip dari laman NU Online, di rakaat pertama salat duha dianjurkan untuk membaca surat As-Syams. Sementara, rakaat kedua dapat membaca surat Ad-Duha, namun boleh juga diganti dengan surat lain seperti surat Al-Kafirun dan Al-Ikhlas.

    Meskipun tidak wajib, memang terdapat riwayat yang menyebutkan bacaan tertentu dalam salat Duha. Dikutip dari laman Islam Pos, sebagian ulama menyebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah membaca Surat Asy-Syams dan Surat Ad-Duha dalam salat duha. Karena itulah, sebagian ulama menganjurkan kedua surat tersebut untuk dibaca sesekali.

    Imam At-Tirmidzi meriwayatkan hadis dari Uqbah bin Amir RA bahwa Nabi memerintahkan membaca Surat Asy-Syams dan Ad-Duha dalam salat duha. Namun, para ulama berbeda pendapat mengenai kekuatan hadis tersebut.

    Karena itu, anjuran membaca kedua surat ini tidak sampai pada derajat wajib, melainkan hanya termasuk perkara yang boleh diamalkan oleh orang yang ingin mengikuti riwayat tersebut. Nah, kalau sudah banyak hafalan suratnya, maka dianjurkan membaca surat yang sesuai dengan konteks kebutuhan atau hajat dalam hidup. Misalnya bisa membaca surat yang terkait dengan tasbih, seperti Surah Al-A'la atau Al-Fath.

  3. 3. Faedah salat duha: Pengganti seluruh tasbih dari tubuh

    Ilustrasi salat
    Ilustrasi salat (pexels.com/Michael Burrows)

    Adapun faedah salat duha adalah pengganti seluruh tasbih dari tubuh, maka setelah bangun tidur hendaknya seluruh sendi-sendi tubuh bertasbih kepada Allah SWT. Ini sesuai sabda Rasulullah SAW yang menuturkan bahwa setiap persendian pada tubuh manusia memiliki kewajiban sedekah setiap pagi.

    Kewajiban itu dapat ditunaikan dengan melaksanakan dua rakaat salat duha yang nilainya telah mencukupi seluruh sedekah tersebut:

    “Ada sedekah atas seluruh tulang (persendian) salah seorang dari kalian. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, amar makruf adalah sedekah, nahi munkar adalah sedekah, dan dua rakaat salat duha mencukupi semuanya itu.” (HR Muslim)

    Nah, itulah penjelasan mengenai pakah harus membaca surat Ad-Duha saat salat duha? Kesimpulannya, kamu bisa membaca surat apa pun yang kamu hafal atau mengikuti bacaan surat yang dianjurkan. Semoga bermanfaat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More