Pada kalender 2027, Isra Mikraj tercatat dua kali, yaitu pada Selasa, 5 Januari 2027 dan Minggu, 26 Desember 2027. Kedua tanggal tersebut sama-sama merujuk pada peringatan Isra Mikraj, tetapi berasal dari tahun Hijriah berbeda, yakni 27 Rajab 1448 H dan 27 Rajab 1449 H. Jadi, kemunculan dua tanggal tersebut bukan berarti ada dua peristiwa Isra Mikraj yang berbeda, ya.
Penyebabnya berkaitan dengan perbedaan sistem kalender yang digunakan. Kalender Hijriah mengikuti siklus Bulan sehingga satu tahunnya berlangsung sekitar 354—355 hari, sedangkan kalender Masehi mengikuti peredaran Bumi mengelilingi Matahari dan berlangsung sekitar 365 hari atau 366 hari pada tahun kabisat. Dengan selisih sekitar 10—11 hari tersebut, tahun Hijriah selesai lebih cepat dibandingkan tahun Masehi.
Isra Mikraj diperingati setiap 27 Rajab sehingga tanggal tersebut akan terus bergeser jika dikonversikan ke kalender Masehi. Setelah 27 Rajab 1448 H jatuh pada 5 Januari 2027, sekitar 354—355 hari kemudian masuk 27 Rajab 1449 H yang jatuh pada 26 Desember 2027. Mengingat tahun Hijriah lebih pendek, dua peringatan dari tahun Hijriah yang berurutan tersebut akhirnya dapat berada dalam satu tahun Masehi yang sama.