Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kenapa Ada 2 Isra Mikraj pada 2027? Ini Penjelasannya

3 min read
Kenapa Ada 2 Isra Mikraj pada 2027? Ini Penjelasannya
ilustrasi Isra Mikraj (unsplash.com/Ryan Cheng)
  • Isra Mikraj menjadi libur nasional dua kali pada 2027, yakni 5 Januari dan 26 Desember, masing-masing bertepatan dengan 27 Rajab 1448 H dan 1449 H.

  • Fenomena ini terjadi karena kalender Hijriah berdurasi 354–355 hari, sekitar 10–11 hari lebih pendek daripada kalender Masehi.

  • Pergeseran kalender Hijriah juga dapat membuat Ramadan muncul dua kali dalam satu tahun Masehi, seperti diperkirakan pada 2030.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kalender libur nasional 2027 memiliki hal yang cukup unik. Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW tercatat sebagai libur nasional sebanyak dua kali, yaitu pada Selasa, 5 Januari 2027 dan Minggu, 26 Desember 2027. Keduanya sama-sama memperingati Isra Mikraj, tetapi berasal dari tahun Hijriah yang berbeda.

Lantas, kenapa ada 2 Isra Mikraj pada 2027? Hal ini terjadi karena kalender Hijriah memiliki jumlah hari yang lebih sedikit dibandingkan kalender Masehi sehingga tanggal 27 Rajab terus bergeser lebih awal dalam kalender Masehi. Yuk, simak penjelasan selengkapnya!

  1. 1. Kenapa ada 2 Isra' Mi'raj pada 2027?

    Pada kalender 2027, Isra Mikraj tercatat dua kali, yaitu pada Selasa, 5 Januari 2027 dan Minggu, 26 Desember 2027. Kedua tanggal tersebut sama-sama merujuk pada peringatan Isra Mikraj, tetapi berasal dari tahun Hijriah berbeda, yakni 27 Rajab 1448 H dan 27 Rajab 1449 H. Jadi, kemunculan dua tanggal tersebut bukan berarti ada dua peristiwa Isra Mikraj yang berbeda, ya.

    Penyebabnya berkaitan dengan perbedaan sistem kalender yang digunakan. Kalender Hijriah mengikuti siklus Bulan sehingga satu tahunnya berlangsung sekitar 354—355 hari, sedangkan kalender Masehi mengikuti peredaran Bumi mengelilingi Matahari dan berlangsung sekitar 365 hari atau 366 hari pada tahun kabisat. Dengan selisih sekitar 10—11 hari tersebut, tahun Hijriah selesai lebih cepat dibandingkan tahun Masehi.

    Isra Mikraj diperingati setiap 27 Rajab sehingga tanggal tersebut akan terus bergeser jika dikonversikan ke kalender Masehi. Setelah 27 Rajab 1448 H jatuh pada 5 Januari 2027, sekitar 354—355 hari kemudian masuk 27 Rajab 1449 H yang jatuh pada 26 Desember 2027. Mengingat tahun Hijriah lebih pendek, dua peringatan dari tahun Hijriah yang berurutan tersebut akhirnya dapat berada dalam satu tahun Masehi yang sama.

  2. 2. Kenapa tanggal Isra Mikraj terus bergeser?

    Kenapa tanggal Isra Mikraj terus bergeser
    ilustrasi kalender hijriah (commons.wikimedia.org/مشاري محمد بن خنين)

    Peringatan Isra Mikraj mengikuti 27 Rajab dalam kalender Hijriah, sehingga tanggal Masehinya tidak selalu sama setiap tahun. Selisih panjang antara kalender Hijriah dan Masehi membuat 27 Rajab bergerak sekitar 10—11 hari lebih awal jika dilihat dalam kalender Masehi. Pola tersebut dapat terlihat dari pergeseran Isra Mikraj yang tercatat pada 27 Januari 2025, kemudian 16 Januari 2026, dan 5 Januari 2027.

    Pergeseran itu terus berlangsung karena kalender Hijriah tidak menambahkan hari untuk menyamakan panjang tahunnya dengan kalender Masehi. Akibatnya, Ramadan, Idul Fitri, Idul Adha, Maulid Nabi, Tahun Baru Islam, hingga Isra Mikraj dapat jatuh pada tanggal Masehi yang berbeda dari tahun ke tahun. Jadi, tanggal Masehi hanya menunjukkan kapan suatu tanggal Hijriah kebetulan berlangsung dalam kalender yang digunakan sehari-hari.

  3. 3. Fenomena serupa juga akan terjadi pada Ramadan

    Pergeseran tanggal Hijriah dalam kalender Masehi tidak hanya membuat Isra Mikraj muncul dua kali pada 2027. Pola yang sama juga dapat terjadi pada Ramadan. Fenomena dua kali Ramadan dalam satu tahun Masehi pernah terjadi pada periode 1998—2000 dan diperkirakan kembali terjadi pada 2030, ketika awal Ramadan dapat jatuh pada awal Januari dan kembali muncul pada penghujung Desember.

    Meski begitu, kondisi tersebut tidak otomatis membuat Idulfitri berlangsung dua kali dalam tahun Masehi yang sama. Jika Ramadan kedua dimulai pada akhir Desember 2030, bulan puasa tersebut akan berlanjut hingga Januari 2031 sehingga Idul Fitri dirayakan pada 2031.

    Jadi, kenapa ada 2 Isra Mikraj pada 2027 faktanya berkaitan dengan perbedaan kalender Hijriah dan Masehi. Dua tanggal tersebut berasal dari 27 Rajab pada tahun Hijriah yang berbeda, tetapi sama-sama jatuh dalam 2027. Gimana, sudah lebih paham, kan?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More