Beasiswa dianggap sebagai tiket emas untuk mengakses pendidikan yang lebih tinggi, terutama ke luar negeri. Namun ada beberapa beasiswa yang memberi dana penuh tanpa kewajiban pulang atau pengabdian. Sementara ada yang mewajibkan penerimanya kembali ke negara asal dan mengabdi selama beberapa tahun.
Perbedaan ini sering menimbulkan pertanyaan tentang motif di baliknya. Padahal, perbedaan kebijakan tersebut bukan muncul tanpa alasan. Setiap beasiswa dirancang dengan tujuan, sumber pendanaan, dan kepentingan yang berbeda. Nah, berikut penjelasannya agar kamu mudah memahaminya.
