Ilustrasi soft life (pexels.com/Letícia Alvares)
Soft life menolak anggapan bahwa kesuksesan harus mengorbankan kesejahteraan diri. Justru sebaliknya, gaya hidup ini mempromosikan pendekatan work-life balance.
Tren ini memastikan bahwa kesehatan pribadi tidak dikorbankan demi pencapaian profesional. Berikut ada beberapa tips menjalani soft life buat gen Z:
Prioritaskan istirahat sebagai fondasi
Istirahat itu produktif. Tubuh kamu tidak dirancang untuk bekerja tanpa energi. Jadi, istirahat tanpa rasa bersalah berarti memahami bahwa itu penting untuk kesejahteraanmu. Karena menghargai istirahat sama pentingnya dengan tanggung jawab lainnya.
Saat meluangkan waktu untuk istirahat, ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan mental dan fisik, tetapi juga kreativitas, produktivitas, dan mood. Beristirahat dan mengisi ulang energi memungkinkan kamu untuk hadir lebih penuh di aktivitas lain.
Keluar dari “fight-or-flight” mode
“Soft life berarti keluar dari “fight-or-flight” mode, di mana semuanya terasa seperti respons bertahan hidup. Dan sebagai gantinya menciptakan kehidupan yang memiliki kebebasan, fleksibilitas, dan kelancaran,” kata Auer.
Soft life berarti juga melakukan upaya untuk mengatur sistem sara. Ketika tubuh tidak terus-menerus dalam keadaan siaga tinggi, kamu dapat membuat pilihan yang lebih sehat dan mindful.
Tetapkan batasan untuk waktu dan prioritas
Menetapkan batasan adalah hal yang mutlak untuk menjaga keseimbangan dalam hidup dan merawat kesehatan mental. Pertama, belajarlah untuk merasa nyaman mengatakan "tidak". Dengan selalu mengiyakan, artinya kamu juga mengabaikan hal-hal yang penting, baik itu waktu istirahat atau rasa hormatmu.
Mengatakan tidak juga melindungi energi dan kesejahteraan kamu sendiri. Hargai kebutuhan dan keinginanmu dengan bersikap jujur dan mengkomunikasikan dengan jelas, terutama terkait bagaimana kamu ingin diperlakukan.
Buat gen Z yang sering merasa terburu-buru atau terlalu lelah melakukan apa pun setelah bekerja, mungkin sudah saatnya kamu untuk memasuki era soft life. So, kapan mau mulai?