Banyak orang merasa bersalah ketika menyadari mereka jarang sekali memberi kabar kepada sahabat lama. Ada tekanan yang seolah menuntut kita untuk selalu berinteraksi secara intens agar hubungan dianggap tetap baik.
Padahal, faktanya, kehidupan dewasa memiliki ritme yang jauh berbeda dan jauh lebih kompleks daripada masa sekolah. Kamu tidak perlu merasa menjadi teman yang buruk hanya karena tidak bisa rutin berkunjung atau menyapa setiap hari.
Kesibukan dalam mengejar mimpi dan mengurus urusan domestik sering kali menyita seluruh waktu serta tenaga yang tersisa. Hubungan yang berkualitas tidak selalu harus ditandai dengan tingginya frekuensi pertemuan setiap minggunya. Simak beberapa alasan kenapa pertemanan jarak jauh ini sebenarnya sangat wajar dan sehat untuk dijalani.
