Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kisah Haru Maria Dolores Ibu Cristiano Ronaldo, Lahirkan Bintang Sepak Bola
Cristiano Ronaldo dan Maria Dolores dos Santos Aveiro. (Instagram.com/cristiano)
  • Maria Dolores berjuang keras membesarkan Cristiano Ronaldo di tengah keterbatasan ekonomi, bekerja sebagai petugas kebersihan dan juru masak sambil mendukung mimpi sang anak menjadi pesepak bola.
  • Sebelum kelahiran Ronaldo, Maria sempat terpikir menggugurkan kandungan karena kesulitan hidup, namun akhirnya melahirkan dan membesarkannya dengan penuh kasih hingga menjadi pemain hebat.
  • Meski kehilangan suami, Maria terus mendampingi karier Ronaldo, hadir di pertandingan penting, dan menjadi sosok pelindung serta sumber kekuatan utama bagi sang bintang Portugal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kata pepatah, kasih ibu sepanjang masa. Tak peduli berapa pun usia buah hatinya, seorang ibu selalu ingin dan bersedia memperjuangkan segalanya untuk sang anak. Pepatah itu juga menggambarkan perjuangan Maria Dolores dos Santos Aveiro, ibu dari bintang sepak bola asal Portugal Cristiano Ronaldo.

Sempat ingin menyerah akibat keterbatasan ekonomi, mari simak kisah haru perjuangan Maria Dolores ibunda Cristiano Ronaldo. Apa pun dilakukan demi mimpi sang putra!

1. Maria Dolores selalu mendukung mimpi putranya sejak kecil

Cristiano Ronaldo dan Maria Dolores dos Santos Aveiro. (Instagram.com/doloresaveiroofficial)

Cristiano Ronaldo tidak lahir di keluarga kaya. Jose Dinis Aveiro, ayah Ronaldo, adalah seorang kitman atau petugas perlengkapan untuk sebuah klub sepak bola lokal di Portugal. Jose juga seorang penggemar sepak bola. Dia sering mengajak putranya menonton pertandingan dan dari situlah Ronaldo kecil mulai menaruh minat pada sepak bola.

Sementara itu, Maria Dolores bekerja sebagai seorang petugas kebersihan dan juru masak saat Ronaldo kecil. Jose dan Maria berjuang membesarkan empat orang anak, Ronaldo adalah putra bungsu mereka. Di tengah keterbatasan ekonomi kala itu, keduanya tetap berusaha mendukung mimpi sang putra untuk menjadi pemain sepak bola hebat.

2. Cristiano Ronaldo hampir gagal lahir, sang ibu sempat terpikir untuk menggugurkan kandungan

Cristiano Ronaldo dan Maria Dolores dos Santos Aveiro. (Instagram.com/cristiano)

Cristiano Ronaldo lahir di Madeira, Portugal pada 5 Februari 1985. Ada kisah getir sekaligus haru sebelum kelahirannya. Maria sempat terpikir untuk menggugurkan kandungan karena kondisi ekonomi keluarga yang begitu sulit kala itu. Dalam sebuah wawancara dengan Irish Independent, Maria menceritakan perjuangannya saat mengandung Ronaldo, yang juga dia tuliskan dalam buku autobiografi berjudul Mother Courage karyanya sendiri.

"Saya ingin menggugurkan kandungan, tetapi dokter tidak mendukung keputusan saya," tulis Maria dalam bukunya.

Dalam wawancara tersebut, Maria juga menceritakan aksi 'gila' di masa lampau yang dilakukannya saat berniat menggugurkan kandungan. Ibunda Ronaldo sengaja menenggak banyak minuman keras dan berlari sampai kelelahan agar janinnya tidak selamat. Untungnya, niat buruk yang berasal dari pikiran kalut itu, tak pernah berhasil. Maria akhirnya melahirkan seorang putra dan membesarkannya menjadi seorang pesepak bola hebat.

3. Maria percaya putranya akan jadi pemain sepak bola hebat di masa depan

Cristiano Ronaldo dan Maria Dolores dos Santos Aveiro. (Instagram.com/cristiano)

Dalam wawancara lainnya, Maria bercerita tentang sosok Ronaldo kecil yang suka memainkan bola di jalanan sekitar rumahnya. Maria dan Jose menaruh kepercayaan besar pada putranya, bahwa bakat yang dimiliki Ronaldo akan mengantarkannya menjadi sosok hebat di masa depan.

Meski prosesnya panjang dan sulit, kepercayaan Maria terhadap putranya tak pernah luntur. Meski kondisi ekonomi keluarga tak selalu bagus, Maria selalu mengupayakan yang terbaik untuk putranya baik dari segi nutrisi hingga keperluan berlatih.

4. Tangki cinta Ronaldo selalu penuh sejak kecil

Cristiano Ronaldo dan Maria Dolores dos Santos Aveiro. (Instagram.com/cristiano)

Hal itu juga dikisahkan Cristiano Ronaldo dalam sesi wawancaranya dengan Piers Morgan di tahun 2019. Ronaldo merasakan dukungan yang kuat sejak kecil, dihujani kasih sayang, dan banyak perlakuan istimewa dari keluarga.

“Semuanya memperlakukan saya dengan luar biasa. Saya seperti permata keluarga dan mereka tahu bahwa saya akan menjadi pemain sepak bola yang baik,” jelas Ronaldo kepada Morgan.

Tangki cinta yang selalu penuh sejak kecil juga menjadi salah satu faktor penting di balik kehebatan Ronaldo. Seseorang yang mendapat dukungan penuh dan kepercayaan dari orang-orang terdekat, akan lebih tenang dan percaya diri dalam mengejar mimpinya.

5. Selepas kepergian sang suami, Maria terus berjuang mendampingi sang putra

Cristiano Ronaldo dan Maria Dolores dos Santos Aveiro. (Instagram.com/cristiano)

Jose Dinis Aveiro meninggal pada awal September 2005. Setelah kepergiannya, Maria tidak membiarkan dirinya terlalu lama larut dalam duka dan segera bangkit untuk terus mendampingi serta mendukung karier putranya.

Selama kondisinya memungkinkan, Maria selalu berusaha hadir di pertandingan Ronaldo untuk memberi dukungan langsung. Dalam banyak sesi wawancara, Ronaldo selalu menyebut ibunya sebagai pelindung dan pendukung terbaik untuknya.

Itu tadi kisah haru Maria Dolores ibunda Cristiano Ronaldo. Ketulusan dan perjuangannya yang luar biasa berhasil melahirkan seorang bintang sepak bola yang jadi inspirasi banyak orang.

Editorial Team

Related Article