Membiasakan diri menerima bantuan orang sering kali terasa jauh lebih sulit daripada mengerjakan semuanya sendirian. Tangan sudah otomatis bergerak menyelesaikan banyak hal, sementara mulut spontan menjawab, "Gak usah, aku bisa." Lama-lama, kamu sendiri juga lupa kapan terakhir kali benar-benar membiarkan orang lain ikut meringankan bebanmu.
Banyak orang mengira sikap seperti ini berarti mandiri, padahal di baliknya sering tersimpan kebiasaan selalu berjaga-jaga agar gak merepotkan siapa pun. Rasanya lebih aman kalau semua dikendalikan sendiri, meski diam-diam melelahkan. Berikut ini lima langkah pelan yang bisa membantumu belajar terbuka menerima bantuan dari orang lain tanpa merasa kehilangan kendali.
