Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Rekomendasi Buku dengan Isu Psikologis dari Trauma hingga Duka

4 min read
5 Rekomendasi Buku dengan Isu Psikologis dari Trauma hingga Duka
rekomendasi buku tentang isu psikologis (gramedia.com)
  • Lima buku rekomendasi mengangkat isu psikologis yang dekat dengan keseharian, mulai dari duka, trauma, pola attachment, depresi, kecemasan, hingga pemulihan diri.
  • Memoar Nirasha Darusman dan Andreas Kurniawan menggambarkan proses menerima kehilangan, menekankan bahwa duka perlu dijalani dan tidak harus segera sembuh.
  • Buku karya Amir Levine, Baek Se Hee, dan Jiemi Ardian membahas hubungan emosional, perjuangan menghadapi depresi-kecemasan, serta pendekatan pemulihan trauma yang berbeda bagi tiap individu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Banyak buku yang gak cuma menghadirkan cerita lucu dan romantis, tetapi ada juga buku-buku yang menyingkap beragam isu psikologis. Beberapa isu psikologis yang ada dalam deretan buku ini, sangat lekat dalam kehidupan sehari-hari manusia, lho. Mulai dari trauma, duka, hingga isu mengakhiri hidup atau suicide.

Tapi, semua isu psikologis ini bisa dinikmati dengan sudut pandang yang lebih dalam lewat buku-buku ini. Kalau kamu suka dengan buku bacaan yang temanya cukup 'dalam', intip rekomendasinya dalam artikel ini dulu.

  1. 1. Lost and Found

    Virtual Press Conference Buku Lost and Found: "A Journey Through Grief" (dok. Pribadi/Kawan Pustaka)
    Virtual Press Conference Buku Lost and Found: "A Journey Through Grief" (dok. Pribadi/Kawan Pustaka)

    Berjudul "Lost and Found: A Journey Through Grief", buku ini merupakan kisah hidup Nirasha Darusman dalam prosesnya berdamai dengan duka. Buku bergenre memoar ini, mengangkat perjalanan seseorang yang hidup berdampingan dengan duka. Buku bersampul biru ini mengungkapkan cerita Nirasha yang harus melalui berbagai fase kesedihan setelah seluruh anggota keluarganya meninggalkannya dalam jangka waktu 7 tahun.

    Sempat mengalami mild depression, Nirasha merasa bahwa anak-anak adalah korban dari kondisi mental akibat proses grief yang tidak dikelola dengan baik. Untuk itulah, ia ingin merangkum semuanya dalam satu buku yang menjelaskan bahwa grief itu prosesnya gak enak, tapi harus dijalani karena itu satu-satunya jalan menuju sisi lainnya.

  2. 2. Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring

    Cover buku "Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring" (foto via Gramedia)
    Cover buku "Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring" (foto via Gramedia)

    Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring adalah buku yang ditulis oleh seorang psikiater bernama Andreas Kurniawan yang kehilangan ayah dan anaknya. Buku dengan ilustrasi sampul yang unik ini, sebenarnya merupakan perjalanan hidup dari Andreas dalam menerima kehilangan. Meskipun seorang psikiater, Andreas tetaplah seorang manusia yang pernah merasakan kehilangan.

    Lewat buku ini, ia menganalogikan bahwa berduka itu seperti mencuci piring. Tidak semua orang suka melakukannya, tapi harus dilakukan. Bagaimana pun, duka merupakan proses yang mau tidak mau akan terjadi dan tidak bisa dihindari oleh siapa pun. Dalam buku ini, Andreas juga menyampaikan beberapa hal penting yang harus orang lain ketahui, salah satunya bahwa duka tidak perlu segera sembuh.

  3. 3. Attached

    rekomendasi buku tentang isu psikologis
    rekomendasi buku tentang isu psikologis (gramedia.com)

    Mungkin sekarang kamu sering mendengar istilah tentang avoidant. Itu adalah salah satu tipe attachment atau pola kedekatan manusia. Di buku karya Amir Levine dan Rachel S. F. Heller ini, Attached menjelaskan bagaimana pola kedekatan secara emosional itu bisa memengaruhi cara seseorang dalam mencintai. Dalam teori psikologi, attachment style terbagi menjadi secure, anxious, avoidant, dan disorganized.

    Lewat buku ini, Attached menghadirkan bacaan yang akan membantu pembaca dalam memahami dirinya sendiri dan pasangan. Dengan begitu, seseorang yang sedang menjalin hubungan romantis bisa membangun komunikasi dan hubungan yang lebih sehat.

  4. 4. I Want to Die, but I Want to Eat Tteokpokki

    I Want to Die But I Want to Eat Tteokpokki
    I Want to Die But I Want to Eat Tteokpokki (https://www.gramedia.com)

    I Want to Die, but I Want to Eat Tteokpokki merupakan buku yang lahir dari pemikiran Baek Se Hee dan laris manis di pasaran. Buku dengan judul yang panjang dan unik ini, sebenarnya berisi esai tentang pertanyaan, penilaian, saran, nasihat, dan evaluasi diri supaya pembaca bisa ikut mencintai diri mereka sendiri. Buku ini pertama kali terbit pada tahun 2019 dan kemudian diterjemahkan ke dalam banyak bahasa.

    Berawal dari depresi berkepanjangan, justru tulisan ini merupakan salah satu cara Baek Se Hee dalam proses berdamai dengan menceritakan yang terjadi dalam kehidupannya. Dengan latar belakangnya yang berjuang melawan depresi dan gangguan kecemasan selama bertahun-tahun, buku ini menceritakan perjalanannya untuk 'sembuh'.

  5. 5. Pulih dari Trauma

    Cover digital Pulih dari Trauma (goodreads.com)
    Cover digital Pulih dari Trauma (goodreads.com)

    Setelah menulis buku berjudul Merawat Luka Batin, Psikiater Jiemi Ardian meluncurkan buku keduanya berjudul Pulih dari Trauma: Berkenalan dengan Trauma Processing Therapy. Buku ini mengangkat isu psikologis yang kerap dialami banyak orang, yaitu tentang trauma yang tersimpan dalam bentuk memori. Buku ini sangat detail menjelaskan trauma dari berbagai aspek.

    Di buku ini juga, Jiemi Ardian menjelaskan tentang beberapa teknik yang ia gunakan untuk bisa pulih dari trauma. TPT (Trauma Processing Therapy) merupakan metode terapi yang dikembangkan sendiri oleh dr. Jiemi Ardian, Sp. KJ. Menurutnya, teknik terapi bergantung dari masing-masing individu. Belum tentu terapi yang cocok di dirimu itu juga cocok untuk orang lain.

    Itu dia beberapa rekomendasi buku bacaan dengan berbagai isu psikologis yang cukup spesifik. Banyak bacaan tentang duka, depresi, hingga trauma yang lekat dengan hidup banyak orang.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More