Comscore Tracker

Gak Perlu Merasa Tua di Usia Kepala Tiga, Pancarkan Pesonamu! 

#IDNTimesLife Daya tarik itu gak melulu soal fisik 

Generasi milenial lahir antara tahun 1980-an sampai 1990-an. Itu artinya, sebagian generasi milenial kini sudah berada di usia tiga puluhan tahun. Jadi, milenial itu gak cuma yang sekarang berusia dua puluhan tahun ya!

Masalahnya, gak sedikit orang yang langsung merasa sudah tua banget begitu memasuki usia kepala tiga. Padahal, perasaan seperti ini sebenarnya kurang tepat dan malah bisa mengakibatkan hidup gak berkembang.

Kalau kamu juga begitu, jangan lagi deh. Ubah persepsimu tentang usia kepala tiga dengan menyimak uraian berikut ini!

1. Jangan cepat merasa tua, nanti semangat dan produktivitasmu anjlok 

Gak Perlu Merasa Tua di Usia Kepala Tiga, Pancarkan Pesonamu! Unsplash.com/aniitonishvili

Kalau baru usia kepala tiga saja kamu sudah merasa tua, saban orang menunjukkan peluang emas, kamu mungkin akan menjawab, “Ah, gak deh. Buat apa juga? Itu buat yang muda-muda saja. Aku kan, sudah tua. Yang tua harus mengalah.”

Terlebih jika memang peluang emas itu banyak diincar oleh orang-orang yang jauh lebih muda darimu. Kamu merasa dirimu sudah lewat masanya. Padahal, peluang sih peluang saja.

Bebas dimanfaatkan semua orang. Apalagi kalau memang gak ada kriteria usianya. Ayo dong, bikin hidupmu lebih hidup! Jangan kalah dari para lansia yang semangat belajar dan berkaryanya masih luar biasa.

2. Kalau usia kepala tiga sudah loyo, apa kabarmu di usia setengah abad bahkan lebih? 

Gak Perlu Merasa Tua di Usia Kepala Tiga, Pancarkan Pesonamu! Unsplash.com/findracadabra

Yuk, dipikir-pikir lagi secara lebih logis. Kalau kamu punya kesempatan hidup sampai usia 60 tahun bahkan lebih, artinya usia 30 tahun itu baru separuhnya lho! Masih ada 30 tahun lagi!

Apa gak sayang, kalau melewatkannya dengan semangat setengah-setengah? Seharusnya, kamu justru tancap gas mengejar karier sampai semaksimal mungkin, melanjutkan pendidikan pascasarjana, atau mengikuti seabrek kegiatan pengembangan diri lainnya.

Jika di usia kepala tiga saja kamu sudah kurang bergairah dalam menjalani hidup, bisa gak membayangkan masa tuamu nanti seperti apa? Pasti gak asyik banget buat anak dan cucumu. Rawat jiwa mudamu biar sampai tua nanti, kamu bisa menjadi teman mereka.

3. Usia kepala tiga justru masa emas dalam hidupmu 

Gak Perlu Merasa Tua di Usia Kepala Tiga, Pancarkan Pesonamu! Unsplash.com/chema_photo

Di usia dua puluhan tahun, semangatmu memang sedang luar biasa. Kamu menggebu-gebu dalam segala hal. Energimu besar sekali. Namun jangan salah, memasuki usia kepala tiga, kamu akan lebih punya kendali diri.

Kamu berpikir lebih panjang ketimbang saat masih berusia dua puluhan tahun. Kebijaksanaan mulai tumbuh di usia ini. Kamu lebih bisa menyeimbangkan antara keinginanmu dengan keinginan orang-orang di sekitarmu biar gak terjadi bentrokan.

Hasilnya, keputusan-keputusan yang kamu buat lebih matang dan memuaskan semua pihak. Jika kamu gak keburu loyo, ini bagus banget buat kemajuan kariermu. Kamu gak lagi sekadar mengejar kecepatan melainkan lebih fokus pada kualitas dan dampak dari hasil kerjamu.

Baca Juga: 5 Zodiak yang Terkenal Paling Semangat Bangun Pagi, Anti Molor!

4. Dengan kematangan berpikir, pesonamu sebenarnya sedang berada di puncaknya 

Gak Perlu Merasa Tua di Usia Kepala Tiga, Pancarkan Pesonamu! Unsplash.com/theexplorerdad

Melanjutkan penjelasan sebelumnya nih. Dengan kebijaksanaan, kontrol diri, dan karier yang lebih mapan ketimbang saat masih berusia dua puluhan tahun; daya tarikmu berada di titik terbaik.

Ibarat orang berlayar, di usia dua puluhan, kamu juga sudah menakhodai kapalmu sendiri. Namun masih mudah oleng diterpa angin dan gelombang. Di usia tiga puluhan, kondisi kapalmu lebih stabil.

Wajar, kalau gak sedikit orang merasa lebih nyaman menjalin hubungan asmara dengan orang yang sudah berusia kepala tiga. Mungkin gak seseru punya pasangan sama-sama usia dua puluhan. Namun lebih menjanjikan untuk dijadikan sandaran.

5. Pertambahan usia itu anugerah, banggalah dengan umurmu! 

Gak Perlu Merasa Tua di Usia Kepala Tiga, Pancarkan Pesonamu! Unsplash.com/danielcapelani

Ini nih, alasan paling mendasar kamu gak boleh merasa lekas tua lalu menjadi loyo atau bahkan buruk sekali gara-gara usia kepala tiga. Jumlah usiamu itu bukti anugerah Tuhan untukmu lho! Gak semua orang bisa merasakan sampai di usiamu sekarang.

Jadi jangan malah malu ya, saban usiamu bertambah? Apalagi meributkan kerutan di wajah dan lingkar pinggang yang lebih mudah bertambah. Itu hal yang wajar dan masih bisa disiasati dengan rajin melakukan perawatan diri serta menjaga gaya hidup sehat.

Kalaupun tetap gak bisa sama dengan orang-orang yang lebih muda, ya gak apa-apa. Daya tarik itu gak melulu soal fisik. Stabilitas emosi dan kematangan berpikirmu adalah daya tarik yang melebihi pesona fisik.

Tanda-tanda penuaan yang muncul alami itu justru bukti kamu sudah banyak makan asam garam. Banggalah dengan panjangnya perjalanan yang sudah kamu tempuh dalam hidup ini!

Baca Juga: Dalam Memandang Cinta, 7 Perbedaan Perempuan Dewasa Vs Belum Dewasa

Marliana Kuswanti Photo Verified Writer Marliana Kuswanti

Esais, cerpenis, novelis. Senang membaca dan menulis karena membaca adalah cara lain bermeditasi sedangkan menulis adalah cara lain berbicara.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Abigail Putra

Berita Terkini Lainnya