Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Rekomendasi Buku Fiksi Favorit Member Exo, Cocok buat Me Time

5 Rekomendasi Buku Fiksi Favorit Member Exo, Cocok buat Me Time
potret member Exo saat tampil (instagram.com/weareone.exo)
Intinya Sih

  • Member Exo dikenal gemar membaca di sela jadwal padat, menjadikan buku sebagai cara untuk refleksi dan menemukan perspektif baru tentang kehidupan.
  • Lima buku fiksi favorit mereka meliputi karya Michael Ende, Keigo Higashino, Sumino Yoru, Hermann Hesse, dan Paulo Coelho dengan tema beragam dari kritik sosial hingga pencarian jati diri.
  • Setiap pilihan buku mencerminkan minat mendalam para member terhadap kisah bermakna yang menginspirasi pembaca untuk lebih menghargai waktu, emosi, serta perjalanan hidup pribadi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Exo merupakan salah satu grup populer asal Korea Selatan yang debut secara resmi pada tahun 2012. Hingga detik ini, ketenarannya terus terjaga dan punya pengaruh cukup kuat di industri hiburan. Jadwal yang padat nyatanya gak menjadi penghalang para member untuk gak baca buku sama sekali.

Di sela-sela kesibukan, para member menyempatkan diri untuk membaca. Buku-buku yang dibaca gak hanya menghibur, tapi juga memberikan perspektif baru tentang kehidupan. Berikut 5 rekomendasi buku fiksi favorit member Exo yang cocok kamu baca di waktu luang!

Table of Content

1. Momo karya Michael Ende - Suho

1. Momo karya Michael Ende - Suho

cover buku Momo karya Michael Ende
cover buku Momo karya Michael Ende (amazon.com)

Suho Exo pernah membaca Momo karya Michael Ende. Novel yang juga dikenal dengan judul The Grey Gentlemen atau The Men in Grey ini pertama kali terbit pada tahun 1973. Satu tahun setelah perilisan, yaitu di tahun 1974, novel ini sukses meraih penghargaan bergengsi Deutscher Jugendliteratur Preis.

Momo bercerita tentang seorang gadis kecil pemberani bernama Momo yang berusaha melawan para pencuri waktu misterius, Tuan Kelabu. Tuan Kelabu dikisahkan diam-diam mencuri waktu para penduduk dan membuat penduduk semakin sibuk sehingga mereka bisa menguasai kota. Novel ini memang mengangkat kritik sosial terhadap gaya hidup modern yang kerap kali terjebak dalam produktivitas yang berlebihan. Melalui Momo, Michael Ende mengajak pembaca untuk bisa lebih bijaksana menghargai waktu.

2. The Devotion of Suspect X karya Keigo Higashino - Kai

cover buku The Devotion of Suspect X karya Keigo Higashino
cover buku The Devotion of Suspect X karya Keigo Higashino (amazon.com)

Dari judulnya saja, kita sudah bisa mengetahui bahwa novel ini berkisah tentang detektif. Namun, The Devotion of Suspect X berbeda dari novel detektif kebanyakan yang punya jalan cerita kompleks dan perjuangan tokoh menangkap pelaku. Sebab, Keigo Higashino menghadirkan The Devotion of Suspect X dari sudut pandang pelaku itu sendiri. Jadi, alih-alih menyajikan teka-teki siapa pelakunya, novel ini lebih berfokus pada bagaimana pelaku melakukan aksinya.

Adapun The Devotion of Suspect X berkisah tentang pertarungan intelek antartokoh utama bernama Tetsuya Ishigami (seorang guru matematika) dan Manabu Yukawa (seorang fisikawan jenius yang dijuluki Detektif Galileo). Ishigami menggunakan kemampuan matematisnya yang luar biasa untuk menyusun alibi demi menutupi kejahatan tetangganya, sementara itu Yukawa berusaha mencari kebenaran dari kasus itu. Cerita begitu emosional karena Ishigami dan Yukawa sebenarnya merupakan sahabat lama. Jalan cerita yang menarik ini membuat The Devotion of Suspect X jadi bacaan favorit Kai Exo.

3. I Want to Eat Your Pancreas karya Sumino Yoru - Kai

cover buku I Want to Eat Your Pancreas karya Sumino Yoru
cover buku I Want to Eat Your Pancreas karya Sumino Yoru (amazon.com)

Selain The Devotion of Suspect X, Kai Exo juga menyebut I Want to Eat Your Pancreas karya Sumino Yoru sebagai buku favoritnya. Judulnya memang terkesan mengerikan, ya. Namun, diksi dalam judul itu sebenarnya mengandung makna kias dari sebuah kisah drama romantis yang mengharukan, jauh dari kesan seram.

Cerita diawali ketika tokoh “Aku” secara gak sengaja menemukan sebuah buku di lorong rumah sakit. Rasa penasarannya membuat tokoh “Aku” membuka dan membaca isi buku itu. Ternyata, buku tersebut adalah buku harian milik seseorang yang tengah sekarat karena penyakit pankreas yang dideritanya. Seseorang itu bernama Sakura Yamauchi, gadis populer di kelas yang diperkirakan gak akan bisa hidup lama. Pertemuan Sakura dan tokoh “Aku” menjadi awal dari sebuah hubungan yang menarik.

4. Demian karya Hermann Hesse - Chanyeol

cover buku Demian karya Hermann Hesse
cover buku Demian karya Hermann Hesse (amazon.com)

Kali ini adalah buku favorit Chanyeol Exo, Demian karya Hermann Hesse. Demian adalah karya sastra klasik legendaris yang pertama kali terbit pada tahun 1919. Meski ceritanya ditulis bertahun-tahun silam, maknanya masih tetap relevan di masa sekarang.

Novel ini berkisah tentang perjalanan hidup seorang pemuda bernama Emil Sinclair dalam pencarian jati dirinya. Sinclair lahir di keluarga berada, bermartabat, dan terpandang. Sejak kecil, Sinclair tahu bahwa ia dituntut untuk seperti ayah dan ibunya, yakni bermoral dan berpendidikan. Namun, aturan-aturan yang ada membuatnya merasa terkungkung.

Konflik batin Sinclair semakin memuncak sampai ia bertemu dengan seorang teman sekolah bernama Max Demian. Melalui pemikiran-pemikiran Demian yang unik, Sinclair belajar melihat dunia dari sudut pandang berbeda dan mulai memberanikan diri menemukan jati dirinya.

5. The Magical Moment karya Paulo Coelho - DO

cover buku The Magical Moment
cover buku The Magical Moment (lazada.co.id)

Selanjutnya adalah buku yang pernah dibaca oleh DO Exo. Buku ini berjudul The Magical Moment karya Paulo Coelho. The Magical Moment sebenarnya merupakan kumpulan kutipan Paulo Coelho. Kalimat-kalimat bijaknya seakan mengajak pembaca untuk melakukan refleksi mendalam: berhenti sejenak dan mendengarkan diri sendiri.

Oh iya, buku ini juga dilengkapi oleh ilustrasi indah karya Joong Hwang Hwang. The Magical Moment menampilkan kesan hangat sekaligus ceria ketika membaca karena sajian warna-warninya. Pembaca jadi bisa merasakan energi positif dari kekuatan dan kedalaman kata-kata Coelho.

Buku-buku yang pernah dibaca member Exo punya alur cerita yang menarik dan pesan mendalam, ya. Jadi, buku mana nih yang paling membuat kamu penasaran sehingga ingin cepat-cepat baca? Yuk, masukkan ke daftar bacaan tahun ini!

FAQ Seputar Rekomendasi Buku Fiksi Favorit Member Exo

Apa buku fiksi terkenal yang pernah direkomendasikan oleh Kai EXO dan bagaimana pengaruhnya terhadap pembaca?

Salah satu buku fiksi yang sangat melekat dengan sosok Kai EXO adalah novel berjudul The Miracles of the Namiya General Store karya penulis Jepang populer, Keigo Higashino. Novel bergenre fantasi-misteri ini mengedukasi pembaca tentang keajaiban hubungan antar-manusia melintasi waktu melalui surat-surat konsultasi misterius, dan rekomendasi dari Kai ini sukses memicu gelombang minat baca yang masif di kalangan para penggemar untuk menyelami karya sastra tersebut.

Bagaimana selera literasi seorang Sehun EXO tecermin dari buku fiksi yang pernah dibacanya?

Selera literasi Sehun tecermin melalui ketertarikannya pada cerita-cerita yang sarat akan makna kehidupan dan perjalanan emosional yang mendalam. Salah satu buku fiksi yang sempat menarik perhatian publik ketika terlihat bersamanya adalah novel yang mengeksplorasi tentang pencarian jati diri, hubungan interpersonal, serta bagaimana manusia berdamai dengan luka masa lalu, sebuah bacaan yang membuktikan bahwa di balik citranya sebagai idol papan atas, ia memiliki kedalaman apresiasi terhadap karya tulis yang kontemplatif.

Mengapa rekomendasi buku dari para member EXO ini sering kali langsung menjadi tren di dunia edukasi dan literasi?

Fenomena ini terjadi karena adanya efek popularitas global atau EXO Effect yang mampu menggerakkan jutaan penggemar secara simultan. Ketika seorang member kedapatan membaca atau merekomendasikan sebuah judul fiksi, buku tersebut sering kali langsung terjual habis di berbagai toko buku dan mengalami cetak ulang, secara tidak langsung meningkatkan minat baca generasi muda dan menghidupkan ekosistem industri literasi secara global.

Apa manfaat edukatif bagi penggemar dalam mengikuti rekomendasi buku fiksi dari idola mereka ini?

Manfaat edukatif utamanya adalah memperluas cakrawala berpikir, mengasah empati, serta meningkatkan literasi membaca di luar konten digital yang serbacepat. Melalui buku fiksi pilihan para member EXO yang sering kali sarat akan pesan moral, filsafat hidup, dan dinamika psikologi karakter, para penggemar diajak untuk ikut merenungkan nilai-nilai kehidupan yang penting sekaligus menjadikan aktivitas membaca sebagai gaya hidup yang keren dan positif.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
Eddy Rusmanto
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya

Related Articles

See More