Punya mobil sering dianggap sebagai salah satu tanda bahwa kondisi keuangan sudah mapan, terutama ketika kebutuhan sehari-hari mulai terasa lebih longgar. Padahal, setelah mobil dibeli, pengeluaran belum berhenti karena masih ada bensin, parkir, servis, pajak tahunan, asuransi, sampai biaya perbaikan ketika kendaraan bermasalah. Bagi sebagian orang, tidak membeli mobil justru membuat uang yang biasanya terkunci untuk kendaraan bisa digunakan untuk kebutuhan lain yang lebih penting.
Pilihan tersebut tentu tidak otomatis membuat seseorang lebih cepat mencapai kebebasan finansial. Semuanya kembali pada seberapa sering kendaraan dibutuhkan, jarak tempat tinggal dengan aktivitas utama, serta berapa besar biaya transportasi pengganti yang harus dikeluarkan. Lantas, apakah benar merdeka finansial tanpa beli mobil bakal terasa lebih memudahkan?
