"Meskipun latihan ini gak menggantikan peran terapis, MBAT tetap bisa diterapkan dengan cara sederhana dan terjangkau dalam kehidupan sehari-hari untuk membantu mengurangi stres dan mengelola masalah emosional," kata Cuncic.
Mindfulness-Based Art Therapy, Cara Sederhana untuk Bantu Kelola Emosi

- Mindfulness-based art therapy menggabungkan latihan kesadaran dengan kegiatan kreatif seperti menggambar, melukis, atau memahat, dipandu praktisi untuk fokus pada proses dan sensasi saat berkarya.
- Penelitian mengidentifikasi MBAT bermanfaat bagi kecemasan, depresi, stres, gangguan makan, penyalahgunaan zat, serta pengelolaan emosi; praktik ini dapat mendukung relaksasi, fokus, dan harga diri.
- MBAT dapat dicoba mandiri di rumah melalui mencoret, mewarnai sambil bernapas, melukis emosi, bermain tanah liat, membuat kolase, atau jurnal seni dengan alat sederhana.
Kamu mungkin udah gak asing lagi dengan istilah 'mindfulness', yakni salah satu teknik meditasi yang melatih fokus terhadap apa yang sedang terjadi saat ini. Ada banyak jenis mindfulness yang bisa dilakukan, salah satunya adalah mindfulness berbasis art therapy (terapi seni) atau mindfulness-based art therapy.
Konsep ini pertama kali diperkenalkan secara resmi oleh psikolog dan penulis Laury Rappaport dalam bukunya "Mindfulness and the Arts Therapies" (2009). Ingin tahu lebih jauh mengenai salah satu metode meditasi ini? Yuk, simak selengkapnya di sini!
1. Apa itu mindfulness-based art therapy (MBAT)?

ilustrasi lukisan ikan koi (unsplash.com/Elena Mozhvilo) Secara sederhana, mindfulness-based art therapy (MBAT) menggabungkan manfaat latihan kesadaran (mindfulness, meditasi) dalam struktur kerangka terapi seni. Dr. Chris Mosunic, psikolog klinis dan dietisien (ahli gizi medik/klinis), dikutip dari Calm, menjelaskan bahwa mindfulness-based art therapy adalah praktik terapeutik, yang dipimpin oleh seorang praktisi, yang menggabungkan teknik kesadaran seperti fokus pada momen sekarang ke dalam aktivitas kreatif seperti menggambar, melukis, atau memahat.
Berbeda dengan praktik seni tradisional, MBAT gak fokus pada menciptakan karya seni yang sempurna. Dalam MBAT, kamu diajak untuk menikmati setiap proses membuat karya dengan penuh kesadaran. Kamu akan diarahkan untuk memperhatikan apa yang sedang dirasakan pada setiap sapuan kuas atau bentuk yang sedang diciptakan. Pendekatan ini membantumu tetap terhubung dengan momen saat ini dan membebaskan pikiran dari kekhawatiran tentang masa lalu atau masa depan.
Dalam sesi MBAT, terapis akan membimbing kamu untuk melibatkan berbagai indra agar lebih bisa hadir dan merasakan proses berkarya, seperti merasakan kuas saat menyentuh kanvas, memperhatikan warna yang menarik perhatian, atau mendengarkan suara pensil saat menggambar. Perpaduan antara mindfulness dan ekspresi kreatif membuat sesi MBAT dapat menjadi ruang yang aman untuk mengeksplorasi dan memproses emosi.
2. Manfaat MBAT

ilustrasi perempuan tersenyum (pexels.com/Matthias Cooper) Ada manfaat yang bisa dirasakan dari mindfulness-based art therapy. Melansir Verywell Mind, Arlin Cuncic (penulis) dan Amy Morin (psikoterapis), menjelaskan bahwa manfaat dari praktik ini sudah diidentifikasi melalui penelitian empiris. Beberapa masalah psikologis yang menunjukkan hasil positif terhadap MBAT di antaranya adalah gangguan kecemasan, gangguan makan, penyalahgunaan zat, gangguan depresi, masalah terkait stres, serta masalah pengelolaan emosi.
MBAT dinilai mampu meningkatkan regulasi emosi, mengurangi stres dan kecemasan, meningkatkan harga diri, relaksasi dan meningkatkan fokus, menumbuhkan kegembiraan, serta mendukung kesehatan mental. Poin plus dari terapi ini, yakni bisa dipraktikkan sendiri di rumah.
3. Contoh MBAT

ilustrasi melukis di atas kanvas (pexels.com/Alicia Zinn) Meskipun kerap dilakukan bersama terapis, tetapi penerapan MBAT juga bisa dilakukan secara mandiri. Berikut beberapa aktivitas seni yang bisa dilakukan menurut Cuncic.
- Menggambar potret diri sendiri: gambar diri sendiri sejujur mungkin sambil belajar menerima kekurangan yang terlihat.
- Amati alat dan karya seni: perhatikan warna, tekstur, suara, serta sensasi yang muncul saat menggunakan alat seni.
- Salurkan emosi lewat seni: gunakan kegiatan seperti menggambar, melukis, memahat, dan sebagainya sebagai bentuk mengekspresikan perasaan yang sedang dirasakan.
- Perhatikan perubahan rasa sakit: ketika kamu merasakan sakit dengan kondisimu, perhatikan apakah rasa sakit itu berubah saat sedang membuat karya seni.
4. Cara memulai MBAT

ilustrasi membuat keramik (pexels.com/cottonbro studio) MBAT bisa dilakukan sendiri di rumah dengan alat sederhana yang tersedia. Berikut beberapa aktivitas yang bisa dicoba untuk membantu menenangkan pikiran dan mengekspresikan emosi, menurut Mosunic.
- Mencoret-coret: Buat berbagai garis dan bentuk sambil fokus pada setiap gerakan tangan.
- Mewarnai sambil bernapas: Pilih warna yang menenangkan, lalu fokus pada warna sambil mengatur napas.
- Melukis emosi: Gunakan warna dan goresan untuk menggambarkan perasaan yang sedang dirasakan.
- Bermain tanah liat: Rasakan tekstur tanah liat sambil membentuknya tanpa memikirkan hasil akhir.
- Menggambar mandala: Gambar atau warnai pola mandala untuk melatih fokus dan menenangkan pikiran.
- Seni dari alam: Gunakan daun, bunga, atau batu untuk membuat pola sambil memperhatikan bentuk dan teksturnya.
- Fotografi mindful: Foto hal-hal sederhana di sekitar yang menarik perhatian, seperti bunga, cahaya, atau langit.
- Jurnal seni: Gabungkan tulisan, gambar, atau coretan untuk menuangkan pikiran dan perasaan.
- Melukis dengan jari: Gunakan jari untuk melukis sambil memperhatikan tekstur dan sensasi cat.
- Membuat kolase: Susun potongan gambar, foto, atau kertas menjadi karya yang menggambarkan perasaan.
Mindfulness-based art therapy bisa jadi salah satu cara sederhana yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi berbagai masalah psikologis. Dengan aktivitas sederhana seperti menggambar, mewarnai, atau membuat kolase, kamu bisa belajar lebih hadir, mengenali emosi, dan memberi ruang untuk menenangkan pikiran. Kamu bisa juga konsultasikan dengan terapis untuk mengetahui cara paling tepat bagi kondisimu.





















