Comscore Tracker

5 Kemungkinan yang Akan Terjadi jika Kamu Malas Menambah Wawasan

Kamu tidak memiliki banyak bekal untuk menghadapi tantangan

Sebenarnya, di sekitar kita ada banyak pengalaman ataupun pelajaran berharga, entah berasal dari pengalamanmu sendiri ataupun informasi orang lain. Sudah selayaknya kita tumbuh menjadi manusia yang selalu menambah wawasan.

Namun, pada kenyataannya, masih sedikit orang yang menyadari hal tersebut. Bukannya menambah wawasan, mereka justru enggan dan bermalas-malasan. Ketika kamu malas menambah wawasan, lima kemungkinan di bawah ini akan terjadi.

1. Kualitas dirimu tertinggal dari yang lain 

5 Kemungkinan yang Akan Terjadi jika Kamu Malas Menambah Wawasanilustrasi bermalasan (pexels.com/RODNAE Productions)

Upaya meningkatkan kualitas diri harus dilakukan sepanjang waktu. Ini disebabkan perkembangan ilmu pengetahuan bersifat dinamis. Selalu ada hal-hal baru yang harus kita pelajari.

Saat kamu malas menambah wawasan diri, kemungkinan akan tertinggal dari yang lain. Orang-orang telah berproses dengan lebih baik, sedangkan kamu tetap berjalan di tempat yang sama. Tidak ada kemajuan sama sekali dari dirimu.

2. Kamu tumbuh menjadi orang yang berpikiran sempit 

5 Kemungkinan yang Akan Terjadi jika Kamu Malas Menambah Wawasanilustrasi merasa gagal (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Pasti kamu sering mendengar nasihat untuk tidak menjadi seseorang yang berpikiran sempit. Perlu diketahui, seseorang yang memiliki pola pikir sempit ibarat katak dalam tempurung. Ia hanya terkungkung kebenarannya sendiri.

Ini menjadi salah satu kemungkinan yang akan terjadi ketika kamu malas menambah wawasan. Kamu memiliki pola pikir yang sempit dalam menghadapi permasalahan. Bahkan, menyelesaikan permasalahan kecil saja tidak sanggup.

Baca Juga: 5 Penyebab Seseorang Berpikiran Sempit, Gak Mau Membuka Wawasan!

3. Kamu kalah dalam menghadapi persaingan 

5 Kemungkinan yang Akan Terjadi jika Kamu Malas Menambah Wawasanilustrasi merasa gagal (pexels.com/Nathan Cowley)

Di era sekarang ini, hidup memang penuh dengan kompetisi. Baik dalam pekerjaan maupun menjajal dunia bisnis, selalu ada yang namanya persaingan. Kamu harus memiliki wawasan yang luas sebagai bekal untuk melaluinya.

Namun, bagaimana jika kamu malah malas menambah wawasan? Tentu saja dirimu akan kalah dalam persaingan. Kamu tidak bisa bertahan di tengah lingkungan yang semakin kompetitif dari hari ke hari.

4. Kamu tidak memiliki banyak bekal untuk menghadapi tantangan hidup 

5 Kemungkinan yang Akan Terjadi jika Kamu Malas Menambah Wawasanilustrasi merasa gagal (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Menghadapi tantangan hidup di zaman sekarang tidaklah mudah. Kamu harus memiliki bekal pengalaman dan keterampilan yang cukup untuk melaluinya. Ini tidak akan diperoleh kecuali kamu bersedia menambah wawasan.

Meskipun begitu, masih ada saja orang-orang yang malas. Tanpa disadari, semakin bermalasan, semakin minim bekal dalam menghadapi tantangan hidup. Kamu tidak bisa menyeimbangkan diri di tengah perkembangan yang semakin pesat.

5. Kamu selalu ketinggalan informasi penting 

5 Kemungkinan yang Akan Terjadi jika Kamu Malas Menambah Wawasanilustrasi merasa gagal (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Walaupun perkembangan zaman sangat pesat, ada saja orang yang selalu ketinggalan informasi. Entah informasi terkait ilmu pengetahuan ataupun keterampilan. Mereka tidak mengalami perkembangan sama sekali.

Ini termasuk kemungkinan yang terjadi saat kamu enggan menambah wawasan. Kamu tertutup terhadap ilmu pengetahuan dan keterampilan baru. Akibatnya, kualitas dirimu semakin tidak terasah.

 

Kemalasan menjadi tantangan terbesar bagi mereka yang ingin menambah wawasan. Semakin kamu bermalasan semakin, kamu ketinggalan. Kalau kamu termasuk orang yang malas menambah wawasan, yuk, berubah mulai sekarang.

Baca Juga: 5 Manfaat Gemar Baca Buku, Jadi Bijak dan Banyak Wawasan

Mutia Zahra Photo Verified Writer Mutia Zahra

Let's share positive energy

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Atqo

Berita Terkini Lainnya