ilustrasi seorang narsistik (freepik.com/kroshka__nastya)
Psikolog klinis Joe Irene mengatakan, bahwa setiap orang pasti punya 'narsis dalam dirinya. Justru, itu adalah hal yang normal dan sehat. Menurutnya, justru akan berbahaya ketika seseorang tidak punya 'narsis' seperti tidak ada keinginan untuk didengarkan, tidak merasa percaya diri, tidak merasa jago, dan lain sebagainya.
"Bedanya, kalau narsis sehat itu percaya dirinya level wajar. Gak terlalu rendah dan gak terlalu tinggi. Lalu, ada yang namanya empati, kemampuan untuk merasakan apa yang orang lain rasakan. Yang paling kelihatan adalah dalam hal relasinya, apakah relasi makin sehat atau malah menjadi konflik?," kata Joe Irene saat mengisi talkshow di BeautyFest Asia 2026 by Popbela.com di Mall Kota Kasablanka pada Jumat (29/5/2026).
Menurutnya, narsis sahat berbeda dengan NPD. Narsis menunjukkan kepercayaan diri seseorang dalam level wajar, sementara NPD punya level kepercayaan diri yang terlalu ekstrim.
Joe mengatakan, "Kalau NPD ini narsis secara klinis udah di tahap kekagumannya itu ekstrim. Kalau sampai ada orang mengkritik, alergi, langsung kepikiran, overthinking, muncul reaksi menjauh".
Orang yang NPD akan menunjukkan kekaguman secara ekstrem, sulit menerima kritik, dan tidak bisa berempati. Namun, mereka justru tidak sadar akan hal tersebut karena sering kali terjadi di alam bawah sadar.