ilustrasi gagal (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Meski rasa percaya diri bisa membantu seseorang mendapatkan peluang, bukan berarti semakin percaya diri akan selalu semakin sukses. Keyakinan yang terlalu jauh dari kemampuan nyata justru bisa mendorong seseorang mengambil risiko yang gak perlu. Overconfidence juga bisa membawa sejumlah konsekuensi, seperti mendorong seseorang mengambil risiko secara berlebihan, mengalami kegagalan dalam bisnis, membuat keputusan investasi yang buruk, hingga keliru dalam mengambil keputusan penting. Karena itu, kepercayaan diri tetap perlu dibarengi kemampuan untuk menilai situasi secara realistis.
Masalah lainnya, rasa percaya diri seseorang gak selalu sama dengan tingkat ketepatan keputusannya. Penelitian dalam Nature Human Behaviour menjelaskan bahwa laporan kepercayaan diri gak selalu mencerminkan akurasi keputusan secara sempurna karena penilaian tersebut juga dipengaruhi oleh bias respons dan kesalahan dalam memperkirakan tingkat kesulitan suatu keputusan. Artinya, merasa yakin bukan bukti bahwa keputusanmu pasti benar.
Kamu gak perlu berusaha menjadi orang yang paling percaya diri dalam setiap situasi. Jauh lebih berguna kalau kamu punya keberanian untuk mencoba sekaligus tetap mau mengevaluasi kemampuan sendiri. Percaya diri bisa membantumu mengambil langkah pertama, sedangkan kemampuan, pengalaman, dan evaluasi diri membantu menentukan apakah langkah tersebut membawa hasil yang baik.
Pada akhirnya, orang yang terlalu percaya diri memang gak otomatis akan menjadi orang paling sukses. Namun, keyakinan terhadap diri sendiri bisa memberikan keuntungan karena membuat seseorang lebih berani mengambil kesempatan dan lebih mudah menunjukkan kemampuannya. Dalam situasi tertentu, rasa percaya diri bahkan dapat menjadi sinyal yang membuat orang lain menilai seseorang sebagai individu yang mampu.
Meski begitu, kepercayaan diri tanpa kemampuan dan evaluasi diri bisa berubah menjadi keputusan yang merugikan. Jadi kalau kamu ingin berkembang, gak perlu takut terlihat percaya diri, tapi pastikan keyakinan tersebut tetap berjalan bersama kemampuan untuk terus belajar dan memperbaiki diri, ya!