Yayasan Tunas Bakti Nusantara Dorong Pemerataan Pendidikan di Area 3T

- YTBN, yang berawal dari inisiatif alumni Taruna Nusantara pada 2016 dan resmi berdiri pada 2018, mendorong pembangunan daerah 3T melalui misi Bangun, Sehat, dan Inspirasi Nusantara.
- Untuk pendidikan 3T, YTBN membangun fasilitas sekolah layak serta media belajar nondigital, dan berkolaborasi dengan PGRI untuk pelatihan guru serta dukungan sertifikasi.
- YTBN juga menguatkan pendidikan karakter, toleransi, kreativitas, dan pengalaman anak didik; pada 2026 program Bakti Nusantara Adonara menyasar kebutuhan pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur di Flores Timur.
Jakarta, IDN Times - Yayasan Tunas Bakti Nusantara (YTBN) merupakan organisasi yang turut berupaya mendukung pembangunan di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di Indonesia. Gerakan tersebut berawal dari inisiasi Ikatan Alumni Taruna Nusantara pada 2016 dan kemudian secara resmi berdiri sebagai Yayasan Tunas Bakti Nusantara pada 2018.
Pemerataan akses terhadap kesehatan, infrastruktur, dan pendidikan masih menjadi tantangan di sejumlah daerah 3T. Ketiga aspek tersebut memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan masyarakat, termasuk dalam memberikan kesempatan belajar yang layak bagi anak-anak. Untuk mendukung hal tersebut, YTBN menjalankan tiga misi utama, yaitu Bangun Nusantara, Sehat Nusantara, dan Inspirasi Nusantara.
Dalam bidang pendidikan, pemerataan akses dan kualitas pembelajaran menjadi salah satu perhatian yang perlu diperkuat di daerah 3T. Melalui acara Media Luncheon Yayasan Tunas Bakti Nusantara & Press Briefing Bakti Nusantara Adonara 2026 yang diselenggarakan di Vilo Hang Lekir, Jakarta Selatan pada Selasa (29/9/2026), YTBN menyampaikan tiga fokus yang dilakukan untuk mendukung pemerataan pendidikan di daerah 3T.
1. Kesetaraan infrastruktur dan sarana prasarana

Sri Gusni Febriasari, Wakil Sekretaris Jenderal sekaligus Kepala Unit Pelayanan Masyarakat DPP Partai Perindo dalam acara Media Luncheon Yayasan Tunas Bakti Nusantara & Press Briefing Bakti Nusantara Adonara 2026 yang diselenggarakan di Vilo Hang Lekir, Jakarta Selatan, pada Selasa (29/9/2026) (IDN Times/Fadila N. Aziziyah) Sekolah-sekolah di daerah 3T masih menghadapi berbagai keterbatasan fasilitas, mulai dari kondisi bangunan yang kurang layak hingga minimnya akses listrik dan jaringan internet. Situasi tersebut dapat menjadi tantangan dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman serta mendukung proses pembelajaran bagi peserta didik.
"Sebagai organisasi yang memiliki fokus terhadap pendidikan, kami berusaha hadir memberikan solusi dalam menciptakan lingkungan sekolah dan belajar yang nyaman dan aman bagi anak-anak melalui kesetaraan infrastruktur," ucap Sri Gusni Febriasari, Wakil Sekretaris Jenderal sekaligus Kepala Unit Pelayanan Masyarakat DPP Partai Perindo.
Dalam upaya tersebut, YTBN membangun fasilitas fisik sekolah yang layak serta menyediakan media pembelajaran interaktif nondigital atau tanpa listrik. Penyediaan sarana tersebut ditujukan agar kegiatan belajar-mengajar tetap dapat berlangsung di tengah keterbatasan fasilitas yang tersedia.
2. Peningkatan kapasitas dan kesetaraan pendidikan

Acara Media Luncheon Yayasan Tunas Bakti Nusantara & Press Briefing Bakti Nusantara Adonara 2026 yang diselenggarakan di Vilo Hang Lekir, Jakarta Selatan, pada Selasa (29/9/2026) (IDN Times/Fadila N. Aziziyah) Keterbatasan tenaga pengajar dan berbagai persyaratan administratif juga menjadi tantangan yang dihadapi sejumlah wilayah 3T. Kondisi tersebut dapat membuat tenaga pendidik yang telah lama mengabdi, mengalami kendala dalam memperoleh kesempatan pengembangan kompetensi maupun pengakuan formal. YTBN kemudian berkolaborasi dengan organisasi seperti PGRI untuk memberikan pelatihan peningkatan kapasitas.
Pelatihan tersebut dirancang agar kualifikasi dan poin nilainya dapat dikonversi untuk mendukung proses sertifikasi resmi, baik bagi guru maupun tenaga kesehatan (nakes). Dengan demikian, peningkatan kompetensi dapat menjadi salah satu upaya untuk mendukung kesetaraan kualitas tenaga pendidik dan tenaga profesional di berbagai wilayah.
"Pendidikan merupakan pilar penting yang perlu diperhatikan dan menjadi perhatian bagi Yayasan Tunas Bakti Nusantara. Maka dari itu, kami berkolaborasi bersama dengan PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) untuk meningkatkan kapasitas guru-guru di daerah 3T," kata Sri.
3. Fokus pada pendidikan karakter dan pengembangan anak didik

Nauli Fitria, Kepala Divisi Kerjasama Luar Negeri Kwarnas Gerakan Pramuka dalam acara Media Luncheon Yayasan Tunas Bakti Nusantara & Press Briefing Bakti Nusantara Adonara 2026 yang diselenggarakan di Vilo Hang Lekir, Jakarta Selatan, pada Selasa (29/9/2026) (IDN Times/Fadila N. Aziziyah) Selain fasilitas dan kapasitas tenaga pengajar, pendidikan karakter juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam proses pembelajaran. Di sejumlah daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), terdapat perbedaan usia dan wawasan peserta didik, termasuk anak usia remaja yang baru mengenyam pendidikan tingkat SD atau SMP. YTBN kemudian berfokus pada pendidikan karakter, penyediaan ruang terbuka, serta penanaman nilai toleransi dengan menggandeng pihak seperti Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
"Kami berusaha memberikan pendidikan karakter kepada anak-anak di daerah 3T untuk menumbuhkan rasa toleransi terhadap sesama dalam menghadapi perbedaan yang ada. Kami melihat bahwa anak-anak butuh dukungan dan pemahaman mengenai toleransi antara satu sama lain. Oleh karenanya, kami dari pihak Kwarnas mencoba memberikan permainan maupun pengembangan yang menumbuhkan rasa toleransi tersebut," kata Nauli Fitria, Kepala Divisi Kerjasama Luar Negeri Kwarnas Gerakan Pramuka.
Selain pendidikan karakter, pengembangan wawasan peserta didik dilakukan melalui berbagai program kreativitas, seperti penerbitan buku puisi karya siswa. Anak-anak binaan juga diajak ke kota besar untuk mengikuti berbagai perlombaan dan pelatihan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pemberian ruang belajar dan pengalaman baru bagi anak-anak di daerah 3T.
4. Program Yayasan Tunas Bakti Nusantara

Acara Media Luncheon Yayasan Tunas Bakti Nusantara & Press Briefing Bakti Nusantara Adonara 2026 yang diselenggarakan di Vilo Hang Lekir, Jakarta Selatan, pada Selasa (29/9/2026) (IDN Times/Fadila N. Aziziyah) Selain berfokus pada pendidikan, Yayasan Tunas Bakti Nusantara memiliki sejumlah program yang mencakup bidang kesehatan, infrastruktur, dan pendidikan. Berbagai kegiatan tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan masyarakat di daerah binaan.
Program yang dijalankan mencakup Bakti Nusantara Sanggau, Maintenance Daerah Binaan, Beasiswa Tumbuh Hebat Anak Indonesia, Petualang Literasi Di Ujung Negeri, Mengalirkan Kebaikan Hingga Aceh Utara, serta Mengalirkan Kebaikan Hingga Adonara, Flores Timur Tahap 2. Program-program tersebut direalisasikan melalui Bakti Nusantara sebagai kegiatan tahunan yang diinisiasi untuk mendukung upaya pemerataan di berbagai wilayah.
Pada 2026, Yayasan Tunas Bakti Nusantara melanjutkan kegiatan tersebut melalui Bakti Nusantara Adonara 2026 di Pulau Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Melalui program tersebut, berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, menjadi bagian dari kegiatan yang dilakukan di wilayah tersebut.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




![[QUIZ] Pilih Nasihat Kak Ros, Ini Leadership Style Kamu yang Asli](https://image.idntimes.com/post/20260210/2149636281_28be12e2-e3b8-495f-8a55-7f89b4a7d53b.jpg)
![[QUIZ] Dari Kehidupan di Masha and The Bear, Begini Caramu Menghadapi Hari yang Berantakan](https://image.idntimes.com/post/20260921/img_20260920_212229_e77006b6-7a17-4789-ac0d-1e691a742362.jpeg)



![[QUIZ] Dari Aktivitas Seru di Dunia Spongebob, Ini Cara Kamu Memproses Emosi](https://image.idntimes.com/post/20260505/7974_b67884ad-bb6b-4520-8aa0-057c974ba9e0.jpg)
![[QUIZ] Dari Karakter SpongeBob, Ini Ego Kamu yang Asli](https://image.idntimes.com/post/20260330/bukti-kita-sebenarnya-egois-berharap-diprioritaskan_1eefb1bd-e317-48a3-8857-bb90cef8a844.jpeg)





![[QUIZ] Apakah Kamu Masih Sering Menyalahkan Dirimu saat Kegagalan Terjadi?](https://image.idntimes.com/post/20260529/pexels-ai25studioai-5217854_d6766710-2455-46e4-8379-127c41c255f2.jpg)
![[QUIZ] Dari Suasana Upin Ipin, Ini Cara Terbaik Untukmu Sembuhkan Diri](https://image.idntimes.com/post/20260603/pexels-pavel-danilyuk-7675012_c2541f86-a108-450a-974f-75be11e85d8a.jpg)





